Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 21:23 WIB

Medco Energi Terbitkan Surat Utang Rp1,2 Triliun

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 5 Juli 2018 | 11:00 WIB

Berita Terkait

Medco Energi Terbitkan Surat Utang Rp1,2 Triliun
(Foto: Inilahcom/Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penerbitan obligasi PT Medco Power Indonesia I tahun 2018 senilai Rp600 miliar dan sukuk wakalah Medco Power Indonesia I tahun 2018 senilai Rp600 miliar.

Walhasil, surat utang yang diterbitkan mencapai Rp1,2 triliun pada hari ini Kamis (5/7/2018). Selama periode masa penawaran (bookbuilding), obligasi dan sukuk wakalah perusahaan ini telah mendapatkan kelebihan permintaan, terutama atas sukuk wakalah yang merupakan skema obligasi syariah pertama kali diterbitkan oleh entitas non pemerintah Indonesia.

Direktur Utama Perseroan Eka Satria memgatakan sebagai perusahaan yang baru pertama kali menerbitkan obligasi, permintaan tinggi atas obligasi dan sukuk wakalah ini mencerminkan kepercayaan masyarakat kepada perusahaan.

"Tujuan penerbitan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam optimalisasi manajemen kas, pembayaran kembali atas utang anak perusahaan, belanja modal dan pendanaan untuk pengembangan proyek kedepan," kata Eka di Gedung BEI Jakarta.

Untuk seri A senilai Rp279 miliar dengan tingkat bunga 9,75% per tahun untuk jangka waktu 3 tahun. Sedangkan seri B senilai Rp63 miliar dengan tingkat bunga 10,25% untuk jangka waktu 5 tahun.

Sementara seri C senilai Rp258 miliar dengan tingkat bunga 10,75% per tahun untuk jangka waktu 7 tahun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (4/7/2018).

Untuk Sukuk Wakalah seri A senilai Rp153 miliar dengan nisbah Rp14,917 miliar per tahun atau ekuivalen sebesar 9,75%. Dengan jangka waktu 3 tahun.

Seri B senilai Rp404 miliar dengan nisbah Rp41,41 miliar per tahun dengan ekuivalen sebesar 10,25% dengan jangka waktu 5 tahun. Seri C senilai Rp43 miliar dengan nisbah sebesar Rp4,622 miliar per tahun atau ekuivalen 10,75% dengan jangka waktu 7 tahun.

Hasil pemeringkatan dari Pefinso adalah idA untuk obligasi dan idA untuk sukuk wakalah. [jin]

Komentar

x