Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 23:34 WIB
 

Rights Issue, Barito Sukses Akuisisi Star Energy

Oleh : Ahmad Munjin | Minggu, 1 Juli 2018 | 14:07 WIB
Rights Issue, Barito Sukses Akuisisi Star Energy
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Barito Pacific Tbk (Perseroan atau Barito) telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas Il untuk penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PUT Il) sebesar Rp8,9 triliun.

Emiten yang berkode saham BRPT ini juga sukses mengakuisisi 66,67% kepemilikan saham di Star Energy Group Holdings Pte Ltd (Star Energy).

Agus Salim Pangestu, Presiden Direktur Barito mengumumkan, Perseroan telah menyelesaikan proses PUT Il pada 29 Juni 2018 dan telah sukses menyelesaikan akuisisi atas 66,67% kepemilikan di Star Energy, produsen listrik panas bumi terbesar di Indonesia, pada 7 Juni 2018.

"Perseroan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa dari para pemegang saham, regulator dan pemangku kepentingan lainnya karena Perseroan telah berhasil mengelar PUT Il dengan harga premium di tengah kondisi pasar yang cukup bergejolak," jelas Agus Salim Pangestu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (1/7/2018).

Untuk menegaskan dukungan dan komitmen yang kuat terhadap rencana pertumbuhan Perseroan, Prajogo Pangestu, selaku pemegang saham utama, melaksanakan seluruh haknya sebesar Rp7,4 triliun dan melakukan pemesanan tambahan sebesar Rp1,4 triliun.

Sebagian dana yang diperoleh dari pelaksanaan PUT Il, yaitu sebesar Rp7,4 triliun akan digunakan untuk melunasi sisa harga pembelian sehubungan dengan akuisisi 66,67% kepemilikan saham di Star Energy, dan sisa dana akan dipergunakan untuk modal kerja entitas anak Perseroan.

"Akuisisi Star Energy adalah salah satu jejak langkah penting dan sejalan dengan misi Perseroan untuk memantapkan pijakannya pada sektor sumber daya energi terbarukan, dan menjadikan Perseroan sebagai pemimpin pasar dan perusahaan terkemuka di sektor energi di Indonesia," ujar Agus.

Setelah akuisisi, manajemen Perseroan berharap untuk menjadikan Barito sebagai sebuah perusahaan di sektor energi yang terintegrasi dengan kemampuan operasional yang optimal, sumber pendapatan yang terdiversifikasi dan untuk memperkuat serta meragamkan peluang pertumbuhannya.

Asal tahu saja, Barito adalah perusahaan yang berbasis di Indonesia dengan bidang usaha di sektor petrokimia, properti, perkebunan dan energi terbarukan.

Barito adalah pemegang saham mayoritas di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk., satu-satunya perusahaan petrokimia yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia, serta pemegang saham utama di PT Griya Idola yang mengoperasikan gedung perkantoran, manajemen hotel, dan kawasan industri.

Barito juga melakukan diversifikasi usaha melalui PT Barito Wahana Lestari, sebagai pembangkit dan penyedia tenaga listrik. [jin]

Komentar

x