Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 09:19 WIB

BEI Cetak Buku Yuk Nabung Saham Versi Braille

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 22 Juni 2018 | 16:40 WIB

Berita Terkait

BEI Cetak Buku Yuk Nabung Saham Versi Braille
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan buku Yuk Nabung Saham versi braille yang merupakan buku investasi pertama yang dicetak menggunakan huruf braille.

Program ini bekerja sama dengan Balai Penerbitan Braille Indonesia (BPBI) Abiyoso Kementerian Sosial Republik Indonesia, Komunitas Reader Abiyoso, dan Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata.

Tujuan dari penerbitan buku investasi ini adalah untuk lebih mengenalkan pasar modal kepada difabel netra. Buku Yuk Nabung Saham versi braille diluncurkan untuk pertama kalinya, Jumat (22/6/2018) di BEI. "Sekarang teman-teman semua yang ada disini bisa membeli saham, bisa memiliki perusahaan-perusahaan besar yang terdaftar disini," kata Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan di Gedung BEI Jakarta.

Buku Yuk Nabung Saham karya, Nicky Hogan tersebut sebenarnya telah diluncurkan pada 7 September 2017 silam, namun dibuat versi braille-nya.

Acara peluncuran buku ini dihadiri oleh sekitar 100 orang difabel netra, perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perwakilan komunitas investor, serta perwakilan Galeri Investasi BEI.

Peluncuran buku Yuk Nabung Saham versi braille tercatat sebagai penerbitan buku investasi dengan huruf braille pertama di Indonesia oleh Museum Rekor Dunia - Indonesia (MURI).

Melalui penerbitan buku Yuk Nabung Saham versi braille ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan khususnya pasar modal bagi para difabel netra. Buku ini juga diharapkan dapat membuka pola pikir masyarakat bahwa disabilitas bukan menjadi halangan untuk berinvestasi di Pasar Modal Indonesia.

Salah satu rangkaian acara adalah menceritakan (storytelling) buku Yuk Nabung Saham yang mana nantinya para peserta turut berpartisipasi dan mendengarkan dengan mata tertutup.

"Semoga melalui kegiatan ini para difabel netra dapat mencicipi manisnya investasi di pasar modal Indonesia," katanya. [hid]

Komentar

x