Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 13:25 WIB

Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Perbankan Tunggu BI

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 20 Juni 2018 | 12:38 WIB

Berita Terkait

Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Perbankan Tunggu BI
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sinyalemen Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuan, bikin galau para bankir.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Kartika Wirjoatmodjo menuturkan, pihaknya masih akan melihat lebih dulu penyesuaian suku bunga acuan dari Bank Indonesia (BI) atau 7 days reverse repo rate, setelah suku bunga acuan The Fed kembali naik. "Belum akan kami naikkan. Masih lihat penyesuaian dari BI," kata Kartika beberapa waktu lalu.

Kata dia, perbankan dalam negeri terus memonitoring perkembangan ekonomi di AS. "Melihat perubahan cuaca ekonomi di Amerika Serikat, ke depan memang akan ada perubahan-perubahan dalam pengelolaan suku bunga dalam negeri," kata Tiko, sapaan akrabnya.

Tiko mengatakan, dalam jangka pendek, suku bunga kredit belum perlu naik. Hanya saja, kemungkinan untuk bunga deposito terutama untuk special rate diperkirakan naik setelah Juni 2018.

"Kalau (bunga deposito) rupiah 5,75% dan dolar AS dari 2% menjadi 2%. Dolar AS sudah mulai sedikit naik, tapi kalau rupiah setelah akhir bulan," katanya.

Menurut Tiko, dengan menaikkan tingkat bunga, ada potensi margin perbankan meningkat. Namun, hal tersebut dinilai wajar guna menyesuaikan suku bunga dengan kondisi pasar. [ipe]

Komentar

x