Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 05:13 WIB

Bursa Dirut BEI

Bos Mandiri Sekuritas Kebelet Pimpin Bursa

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 20 Juni 2018 | 05:29 WIB
Bos Mandiri Sekuritas Kebelet Pimpin Bursa
Direktur PT Mandiri Sekuritas Laksono W Widodo (dari kiri), berbincang dengan Direktur Utama Silvano Rumantir, Chief Economist Leo Putera Rinaldy, dan Deputy Head Equity Research, Tjandra Lienandjaja di sela-sela diskusi Exclusive Market Outlook for Chief - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama Mandiri Sekuritas Laksono Widodo berambisi menjadi Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021.

Namun, keputusan jadi atau tidaknya Laksono menjadi Bos anyar BEI, harus menunggu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang bakal digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir bulan ini.

Laksono mengaku telah mengoleksi banyak dukungan dari para stake holders. Termasuk dukungan dari para Anggota Bursa (AB). Hanya saja, dirinya enggan untuk menyebut berapa banyak anggota AB yang mendukungnya. "Yang dukung saya banyak," kata Laksono melalui pesan singkat kepada INILAHCOM di Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Laksono mengaku, telah mempersiapkan program untuk memajukan pasar modal Indonesia. Misalnya demham menekankan pada peluncuran produk baru di pasar modal.

Menurut dia, cara tersebut bertujuan untuk memancing minat investor sehingga dana lebih likuid.

Laksono memandang peningkatan likuiditas dengan memperkaya produk harus segera diterapkan di pasar modal Tanah Air. Dengan demikian, semua pelaku pasar bisa mendapatkan keuntungan sehingga likuiditas lebih baik. Laksono menyoroti produk exchange traded fund (ETF) yang sejauh ini masih sepi peminat.

Menurutnya, belum berkembangnya pasar ETF di dalam negeri disebabkan belum adanya produk derivatif. Padahal, produk ETF yang beredar cukup banyak, yakni 14 produk.

Produk derivatif ini diterbitkan sebagai alat lindung nilai atau hedging. Hedging atas underlying saham maupun obligasi melalui produk derivatif memang kerap diterapkan di pasar modal.

Untuk memuluskan pencalonannya, Laksono memiliki tim yang terdiri dari Rudy Utomo, Direktur Utama Evergreen; Nyoman Yetna, Kepala Divisi Pencatatan BEI; Fithri Hadi Peneliti Senior OJK; Risa Guntoro Direktur Macquire, Arisandhi Indrodwisatio Direktur Mirae Asset Securities dan Adrian Rusmana, Direktur Utama Dana Pensiun Pertamina.[ipe]

Komentar

x