Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 21:08 WIB

Ternyata, Suku Bunga AS dan US$ tak Kompak

Jumat, 15 Juni 2018 | 08:45 WIB

Berita Terkait

Ternyata, Suku Bunga AS dan US$ tak Kompak
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, New York - Kurs US$ melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB, 14/6/2018), meskipun bank sentral AS menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin.

"Mengingat realisasi dan ekspektasi kondisi-kondisi pasar kerja dan inflasi, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk menaikkan kisaran target untuk suku bunga federal fund rate (FFR) menjadi 1,75 persen hingga 2,00 persen," kata bank sentral, Rabu (13/6/2018) setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari.

The Fed mengatakan pasar tenaga kerja AS telah terus menguat dan kegiatan ekonomi telah naik pada tingkat yang mantap, dengan belanja rumah tangga meningkat dan investasi bisnis tetap tumbuh kuat.

The Fed juga mengatakan baik inflasi secara keseluruhan maupun apa yang disebut inflasi inti untuk barang-barang selain makanan dan energi "telah bergerak mendekati 2,00 persen," menunjukkan bahwa para pejabat Fed semakin yakin tentang inflasi akan mencapai targetnya 2,00%.

Para analis mengatakan pedagang-pedagang mengubah fokus mereka ke kebijakan terbaru Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis waktu setempat, di mana bank sentral dapat mengumumkan penghentian program pelonggaran kuantitatifnya.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Rabu (13/6), Indeks Harga Produsen untuk permintaan akhir naik 0,5% pada Mei pada basis disesuaikan secara musiman, sebagian besar didorong oleh kenaikan harga bensin.

Dalam 12 bulan hingga Mei, indeks meningkat 3,1%, kenaikan 12 bulan terbesar sejak Januari 2012.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,16% menjadi 93,670 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi US$1,1773 dari US$1,1748 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi US$1,3380 dari US$1,3375 pada sesi sebelumnya. Sementara, dolar Australia turun menjadi US$0,7550 dari sebelumnya US$0,7572.

Dolar AS dibeli 110,52 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,35 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9859 franc Swiss dari 0,9862 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,3000 dolar Kanada dari 1,3018 dolar Kanada. [tar]

Komentar

Embed Widget
x