Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 12:49 WIB

Listing Perdana

Saham MNC Studio Langsung Masuk Zona Merah

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Jumat, 8 Juni 2018 | 09:45 WIB

Berita Terkait

Saham MNC Studio Langsung Masuk Zona Merah
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT MNC Studios International Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di hari terakhir bulan Ramadan sebelum memasuki libur panjang lebaran di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (8/6/2018) dengan kode emiten MSIN.

Pada debut tersebut, saham MSIN sempat stagnan di harga penawaran perdana di level Rp500 per unit saham selama 1 menit. Selang itu perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo langsung terjun ke zona merah atau melemah 20 poin ke level Rp480 per unit saham.

Pelemahan saham MSIN terus berlangsung sampai titik terendah Rp460 per unit saham, baru sekitar 5 menit saham MSIN kembali rebound menuju level hijau dengan naik 4 poin ke level Rp504 per unit saham.

Pada hajatan Initial Public Offering (IPO) ini MSIN menawarkan sebanyak 1,56 miliar saham baru dari saham biasa yang mewakili 29,98% dari modal saham setelah IPO.

Presiden Direktur MNC Studios International Ella Kartika mengatakan dengan masuknta MSIN ke pasar modal diharapkan dapat memperkuat permodalan perseroan.

"Harapan kami, penawaran perdana ini bisa memperkuat struktur permodalan agar perusahaan lebih baik," kata Ella di Gedung BEI, Jakarta.

MNC Studio melepas sekitar 30% saham dengan target perolehan dana lebih dari Rp1 triliun. Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk melunasi surat utang jangka menengah medium term notes (MTN) sebesar Rp 450 miliar.

Dana itu juga akan digunakan untuk mengakuisisi MNC Channel. Kemudian sisanya sekitar 20-25% dana IPO akan digunakan untuk pembangunan Movie Land, sebuah studio luar ruang untuk memproduksi film seluas 20 hektare (ha). Studio itu akan ada di sebelah Theme Park yang tengah dibangun MNC Group di kawasan Lido, Bogor.

Sepanjang 2017, MNC Studio membukukan pendapatan Rp 1,2 triliun. Sedang laba bersihnya tercatat Rp 125 miliar. Tahun ini, perusahaan ini menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 45%. [jin]

Komentar

x