Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 03:42 WIB

Bos BEI Dukung Rencana OJK Terbitkan Aturan MTN

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 5 Juni 2018 | 15:15 WIB
Bos BEI Dukung Rencana OJK Terbitkan Aturan MTN
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendukung rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan memperketat skema penerbitan medium term notes (MTN) atau surat utang jangka menengah.

OJK berencana mengatur agar penerbitan MTN dicatatkan di bursa.

Menanggapi hal ini Direktur Utama PT BEI Tito Sulistio mendukung penuh rencana OJK tersebut, menurutnya jika rencana tersebut diimplementasikan akan memudahkan mekanisme pengawasan yang dilakukan BEI ataupun OJK.

"Kami sangat setuju dengan rencana OJK itu," kata Tito di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Meski begitu, Tito memberi sejumlah catatan kepada OJK terkait aturan penerbitan MTN, yang pertama otoritas perlu melakukan pembatasan dari sisi nilai sehingga nilai MTN yang diterbitkan tidak terlampau kecil dan tidak terlalu besar.

Kedua, penerbit MTN disarankan untuk menyantumkan rating untuk meyakinkan investor. Memang, saat ini penerbitan MTN tidak wajib rating namun hal itu bisa dilakukan untuk memberi jaminan kepada pasar.

Ketiga, perlu adanya sertifikasi bagi pihak yang menyusun laporan keuangan perusahaan. Selain itu, pembuat laporan keuangan juga harus independen, serta tidak terafiliasi dengan perusahaan yang berangkutan.

"MTN itu jangka pendek, kadang-kadang di kisaran satu sampai tiga tahun. Jadi perlu pembatasan, dan ada beberapa yang dibenahi. Soal rating, kalau MTN diserta rating itu akan jadi nilai plus," katanya.

Wacana mengenai skema penerbitan MTN melalui bursa ini disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Menurutnya, seluruh instrumen pendanaan yang melalui bursa bersifat transparan.

Tujuannya, untuk mencegak atau meminimalisasi risiko kerugian seperti yang dialami oleh PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP). Adapun selama ini penerbitan MTN hanya melalui proses audit oleh akuntan publik. [jin]

Komentar

Embed Widget

x