Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 19:21 WIB

Sekarang Tren Produk Asuransi Berbasis Digital

Sabtu, 2 Juni 2018 | 07:09 WIB

Berita Terkait

Sekarang Tren Produk Asuransi Berbasis Digital
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Central Asia Financial melalui layanan Jagadiri, menghadirkan empat produk asuransi inovatif yang memudahkan peserta dengan layanan digital.

"Kami memiliki empat produk baru yakni Jaga Sehat Pilihanku, Jaga Sehat Tropis, Jaga Senyumku, dan Jaga Liburan berkerja sama dengan WE+ dan Alfamart untuk memudahkan masyarakat yang ingin membelinya," kata CEO PT Central Asia Financial, Reginald J. Hamdani di Jakarta, Jumat (1/6/2018).

Reginald mengatakan, sebagai pelopor asuransi digital sejak 2015, perusahaan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan perlindungan asuransi dengan premi yang terjangkau.

Menurut Reginald, keuntungan dari layanan digital ini, calon peserta bisa memilih asuransi sesuai kebutuhan, tanpa paksaan dengan harga yang lebih terjangkau. Tanpa melalui perantara, agen/broker yang pastinya membuat premi menjadi mahal. "Untuk ikut sebagai peserta Jagadiri sangat mudah, tinggal klik, melalui website www.jagadiri.co.id," ujar Reginald.

Dia menyampaikan, sejauh ini, penerimaan masyarakat terhadap Jagadiri sangat baik terlihat dari pertumbuhan bisnis selama 2017. Di mana, pendapatan premi kotor meningkat 49%, jumlah customer naik 9%.

"Selama kuartal pertama 2018, peningkatan permintaan quotation atau data yang masuk ke website Jagadiri meningkat 124 persen dibanding tahun lalu. Sebesar 59 persen customer Jagadiri didominasi oleh generasi milenial," ujar Reginald.

Terkait produk baru Jagadiri, Reginald mengatakan, Indonesia saat ini berada dalam problematika triple burden disease. Pertama, tingginya angka penyakit menular klasik seperti TBC, Kusta, Diare, DBD, Typhoid serta Malaria.

"Kedua, tingginya penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, jantung, kanker. Serta ketiga, adanya kemunculan penyakit baru seperti flu burung, zika, avian influenza, flu Singapur dan lainnya," papar Reginald.

Semakin meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit dari tahun ke tahun juga rnengindikasi bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan risiko kesehatan yang harus diperhatikan.

Setiap tahun biaya pengobatan dan biaya layanan kesehatan juga semakin meningkat. Kesadaran akan perlunya asuransi untuk membantu masyarakat indonesia saat terkena risiko sakit juga semakin tinggi. [tar]

Komentar

Embed Widget
x