Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 00:05 WIB

Laporan Laba dan Data Ekonomi 'Goyang' Wall Street

Oleh : - | Sabtu, 26 Mei 2018 | 10:11 WIB
Laporan Laba dan Data Ekonomi 'Goyang' Wall Street
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, New York - Saham-saham Wall Street ditutup bervariasi pada Jumat (Sabtu WIB, 26/5/2018). Investor meraba laporan laba sejumlah perusahaan serta data ekonomi terbaru AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 58,67 poin, atau 0,24% menjadi 24.753,09 poin. Indeks S&P 500 turun 6,43 poin, atau 0,24% menjadi 2.721,33 poin. Sementara, Indeks Komposit Nasdaq naik 9,42 poin, atau 0,13% menjadi 7.433,85 poin.

Pada laporan laba perusahaan, peritel sepatu atletik AS Foot Locker, melaporkan, laba kuartal pertama per saham yang disesuaikan sebesar US$1,45 pada Jumat (25/5/2018). Angka ini mengalahkan ekspektasi industri sebesar US$1,25 per saham. Pendapatan ini juga di atas perkiraan.

Saham Foot Locker naik 20,16% pada penutupan pasar, setelah laporan laba yang menggembirakan. Saham Buckle Inc yang berbasis di aska, naik di atas 1% pada awal perdagangan setelah perusahaan itu menghasilkan laba 38 sen per saham. Namun, sahamnya mundur kembali dan kehilangan sekitar dua persen pada akhir perdagangan.

Untuk saham Hibbett Sports Inc, turun lebih dari 15% setelah laba kuartal pertama perusahaan jatuh sangat jauh dari perkiraan pada Jumat (25/5/2018).

Para analis mencatat, sejumlah sektor dalam Dow dan S&P 500 mengalami tekanan pada sepekan ini. Dipengaruhi penurunan harga minyak yang membebani raksasa industri migas, seperti Exxon Mobil dan Chevron. Sementara suku bunga yang lebih rendah menyeret saham-saham bank.

Harga minyak jatuh pada Jumat (25/5) dengan West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun US$2,83 menjadi US$67,88 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli turun US$2,35 menjadi US$76,44 per barel di London ICE Futures Exchange.

Di bidang ekonomi AS, pesanan keseluruhan untuk barang-barang tahan lama turun 1,7% pada April. Karena, permintaan untuk peralatan transportasi jatuh 6,1%.

Namun, pesanan baru untuk barang modal utama AS meningkat lebih dari yang diperkirakan pada April, Departemen Perdagangan mengatakan pada Jumat (25/5/2018). [tar]

Komentar

x