Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 21:00 WIB

Saham BLTA Sudah Lama Mati, Ini Permintaan BEI

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 22 Mei 2018 | 13:01 WIB
Saham BLTA Sudah Lama Mati, Ini Permintaan BEI
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) untuk menilai kembali valuasi harga saham, sebelum BEI memutuskan untuk membuka penghentian sementara (suspend) perdagangan saham emiten pelayaran tersebut.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat mengatakan BLTA dalam melakukan penilaian ulang terhadap valuasi harga sahamnya harus menunjukan penilai independen.

"Ini menjadi syarat terakhir sebelum kami memutuskan membuka suspend-nya," kata Samsul di Gedung BEI Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Ia menjelaskan, syarat tersebut penting dilakukan emiten itu, karena saham tersebut sejak 2012 mengalami suspend. Jadi memerlukan penyesuaian kembali terhadap kondisi kinerja keuangan dan prospek perusahaan saat ini.

"Kan BLTA sudah lama disuspend, takutnya harga saat ini sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini," katanya.

Samsul melanjutkan, jika BLTA telah menemukan valuasi terbaru, maka harga tersebut akan mulai digunakan pada pra pembukaan sebagai uji coba. "Mungkin dipasang di pre opening dulu,"kata dia.

Untuk diketahui, BLTA berada pada level 196 pada saat penghentian sementara perdagangan (suspend) di tahun 2012. Dari laporan keuangan, pada tahun tersebut BLTA mengalami kerugian Rp7,023 triliun dan pendapatan Rp4,3 triliun.

Tapi pada akhir 2017 masih merugi Rp117,8 miliar. Namun pada kuartal I 2018 telah membukukan laba bersih Rp33,8 miliar dan pendapatan Rp89,1 miliar. [hid]

Komentar

Embed Widget
x