Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Juli 2018 | 13:13 WIB
 

Laba PT Indo Tambangraya Naik Tipis ke US$58,09 Jt

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 16 Mei 2018 | 10:01 WIB
Laba PT Indo Tambangraya Naik Tipis ke US$58,09 Jt
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat kenaikan laba bersih hanya menjadi US$58,097 juta per 31 Maret 2018 dari US$57,175 juta pada periode yang sama 2017.

Emiten batu bara ini mencatat pendapatan besih menjadi US$378,247 juta dari US$367,874 juta. Untuk beban pokok menjadi US$267,194 juta dari US$252,929 juta. Jadi laba kotor menjadi US$111,053 juta dari US$114,945 juta. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (16/5/2018).

Untuk beban penjualan menjadi US$17,566 juta dari US$20,129 juta. Total beban menjadi US$28,474 juta dari US$26,612 juta. Laba sebelum pajak menjadi US$82,579 juta dari US$88,333 juta. Beban pajak menjadi US$24,482 juta dari US$31,158 juta. Jadi laba bersih menjadi US$58,097 juta dari US$57,175 juta.

Sementara total aset perseroan menjadi US$1,37 miliar dari US$1,35 miliar. Sedangkan total liabilitas menjadi US$499,535 juta dari US$400,524 juta.

Ruang lingkup kegiatan bisnis ITMG adalah berusaha dalam bidang pertambangan, pembangunan, pengangkutan, perbengkelan, perdagangan, perindustrian dan jasa. Kegiatan utama ITMG adalah bidang pertambangan dengan melakukan investasi pada anak usaha dan jasa pemasaran untuk pihak-pihak berelasi.

Anak usaha yang dimiliki ITMG bergerak dalam industri penambangan batubara, jasa kontraktor yang berkaitan dengan penambangan batubara dan perdagangan batubara.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indo Tambangraya Megah Tbk, yaitu Banpu Minerals (Singapore) Pte.Ltd (65,14%).

Induk usaha Indo Tambangraya Megah Tbk adalah Banpu Minerals (Singapore) Pte.Ltd. Sedangkan Induk usaha utama ITMG adalah Banpu Public Company Limited, sebuah perusahaan yang didirikan di Kerajaan Thailand.

Komentar

x