Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 15:45 WIB
 

Bom Surabaya, Bos Tito Berharap tak Ngefek di BEI

Oleh : - | Senin, 14 Mei 2018 | 01:09 WIB
Bom Surabaya, Bos Tito Berharap tak Ngefek di BEI
Direktur Utama BEI, Tito Sulistio - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pasca meledaknya bon di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018), Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan himbauan kepada seluruh investor di pasar modal.

"Kepada seluruh pelaku pasar untuk tetap tenang dan beraktivitas secara normal," kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Tito juga mengimbau agar investor dan seluruh pelaku pasar modal tidak bereaksi berlebihan dan tetap optimis terhadap stabilitas keamanan nasional.

Secara fundamental, Tito yang hobi menunggang motor gede (moge) ini menyampaikan, perusahaan tercatat yang tergabung dalam indeks LQ45 menunjukkan kinerja yang solid dengan rata-rata pendapatan meningkat 15,96%. Sementara laba bersih meningkat 11,68% pada kuartal I-2018 ketimbang periode sama di 2017.

Tito menambahkan, kondisi pasar juga cukup stabil yang ditunjukkan dengan likuiditas transaksi yang tinggi dengan rata-rata transaksi harian mencapai Rp8,87 triliun (meningkat 16,7% dibandingkan 2017). Sementara frekuensi harian mencapai 387 ribu (meningkat 23,7% dibandingkan 2017).

Selanjut Tito menyebutkan teror bom Thamrin pada 14 Januari 2016, menunjukkan tidak ada pengaruh besar terhadap kegiatan di pasar modal. Kala itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi sebanyak 77,86 poin atau 1,72% di level 4.459,32 poin.

Namun, lanjut Tito, koreksi IHSG tersebut hanya sesaat, atau sementara. Karena, pada penutupan perdagangan sesi II di hari yang sama, IHSG hanya ditutup melemah tipis 0,53%. Keesokan harinya menguat 0,24%. "Itu menunjukan investor di pasar modal tidak terpengaruh oleh gerakan teror yang terjadi," paparnya. [tar]

Komentar

 
x