Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 13:54 WIB

Kuartal I-2018 Pendapatan CARS Tembus Rp1,9 T

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 7 Mei 2018 | 13:33 WIB

Berita Terkait

Kuartal I-2018 Pendapatan CARS Tembus Rp1,9 T
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bintraco Dharma Tbk (CARS) mencatatkan pendapatan sepanjang kuartal I-2018 sebesar Rp1,9 triliun. Tumbuh 14% ketimbang periode sama di 2017 sebesar Rp1,6 triliun.

Pertumbuhan pendapatan Bintraco ini bersumber dari segmen otomotif yang naik 13%, serta segmen pembiayaan yang tumbuh 15%.

Direktur Utama Bintraco, Sebastianus Harno Budi mengatakan, keberhasilan meraih kepercayaan investor melalui penawaran umum perdana saham, adalah momentum awal untuk merancang model bisnis yang progresif.

"Kami bangga dapat memberikan nilai bagi para investor melalui pertumbuhan laba di tengah kondisi pasar otomotif yang relatif stagnan," kata Sebastianus usai RUPST di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/5/2018).

Sebastianus mengungkapkan, pendapatan Perseroan di Kuartal I-2018. mengalami peningkatan 14% ketimbang kuartal I-2017 karena penjualan Toyota Calya dan New Rush yang cukup tinggi dibanding tahun Ialu. "Selain itu penjualan Rush mendongkrak laba kotor perseroan pada Kuartal I 2018 dibandingkan dengan Kuartal I 2017," paparnya.

Pada Kuartal I-2018, penjualan LCGC dan Low & Medium MPV, berkontribusi 42% kepada penjualan di area Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di mana, Toyota yang unggul dengan pangsa pasar 29,8%.

Dalam tiga bulan pertama di tahun ini, kata dia, perseroan membukukan pertumbuhan laba yang cukup menjulang dari segmen otomotif, seiring tumbuhnya penjualan, efisiensi dalam pengelolaan logistik, dan pendapatan lainnya.

"Ke depan, kami tetap optimistis dapat memberikan nilai lebih bagi pemegang saham, meskipun situasi industri yang masih dibayangi intensitas persaingan dan industri otomotif yang diperkirakan kembali tumbuh relatif stagnan. Untuk itu, kami telah menyiapkan sejumlah Iangkah dengan melihat potensi pengembangan bisnis yang ada," katanya. [ipe]

Komentar

x