Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 18:25 WIB
 

Pelanggan Telkomsel Membludak, Jumlah BTS Digenjot

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 28 April 2018 | 12:13 WIB
Pelanggan Telkomsel Membludak, Jumlah BTS Digenjot
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakara - Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Alex J Sinaga mengatakan, pada akhir 2017, pelanggan Telkomsel, anak usaha Telkom tercatat 196,3 juta pelanggan.

Dengan jumlah pelanggan sebanyak itu, pihaknya berjanji akan memberi pelayanan terbaik. Caranya adaah, Telkomsel berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur guna memberikan pengalaman digital terbaik.

Hal ini, kata Alex, ditunjukan dengan pembangunan 28.153 unit BTS selama 2017. Di mana, seluruhnya merupakan BTS 3G/4G. Sampai akhir 2017, total BTS Telkomsel yang on-air tercatat 160.705 unit. Dan, sekitar 68,7% merupakan BTS 3G/4G.

"Sedangkan untuk layanan 4G Telkomsel, saat ini telah hadir di 490 kota di seluruh Indonesia," kata Alex dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Alex mengatakan, Pertumbuhan Telkomsel didukung oleh bisnis digital yang meningkat sebesar 28,7% dari tahun 2016. Pertumbuhan tersebut seiring dengan semakin tingginya pengguna smartphone dan meningkatnya konsumsi data pelanggan Telkomsel.

Pendapatan tersebut didominasi oleh bisnis data yang naik sebesar 28,2% dan layanan digital yang naik sebesar 33,6% dari tahun 2016. Bisnis digital ini berkontribusi sebesar 42,3% dari total pendapatan Telkomsel, meningkat dari 35,4% pada tahun 2016.

Dinamika yang terjadi pada industri seluler saat ini menambah keyakinan bahwa bisnis Data dan Layanan digital merupakan masa depan industri telekomunikasi. Telkomsel fokus pada pembangunan ekosistem digital dengan membentuk portofolio layanan digital yang mencakup layanan Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Digital Banking dan Digital Advertising.

Pada bisnis fixedline, Telkom terus mengembangkan layanan fixed broadband IndiHome yang telah menunjukan hasil yang positif. Pada akhir 2017, pelanggan IndiHome mencapai hampir 3 juta pelanggan. Atau tumbuh sebesar 82,6% dari tahun sebelumnya. Dari sisi pendapatan, IndiHome mencatatkan pendapatan Rp8,2 triliun, tumbuh 48,1% dibanding 2016.
"Pertumbuhan bisnis IndiHome tersebut diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan Perseroan di masa mendatang," ujar dia.

Sepanjang 2017, Capital Expenditure (CAPEX) mencapai Rp33,2 triliun. Belanja modal tersebut sebagian besar digunakan untuk membangun BTS 3G/4G guna memperkuat bisnis seluler, jaringan backbone dan akses fiber optic serta satelit untuk memperkuat bisnis broadband dan layanan digital.

"Selanjutnya pada tahun 2018, Telkom menetapkan Capex yang berkisar 23% hingga 25% dari target revenue dengan fokus alokasi bagi infrastruktur backbone, fixed dan mobile broadband," ujar dia.

Di sisi infrastruktur, untuk melengkapi sistem jaringan kabel laut Indonesia-Timur Tengah-Eropa Barat (SEA-ME-WE5) dan Indonesia-Amerika Serikat (SEA-US), Telkom juga sedang membangun kabel laut Indonesia Global Gateway (IGG) dari Dumai ke Manado yang akan menghubungkan SEA-ME-WE5 dan SEA-US. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2018 ini sehingga dapat memperkuat jaringan Telkom untuk menjadikan Telkom sebagai global digital hub.

Setelah berhasil meluncurkan Satelit Telkom-3S yang telah beroperasi sejak April 2017, Telkom tengah menyelesaikan pembangunan Satelit Telkom-4 yang diberi nama Satelit Merah Putih. Diperkirakan akan diluncurkan pada kuartal III-2018. Dengan kapasitas yang lebih besar, Satelit Merah Putih akan membawa 60 transponder, terdiri dari 48 C-Band dan 12 extended C-Band. [ipe]

Komentar

 
x