Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 19:55 WIB
 

Masih Ada Ruang Penguatan 24% di Saham ASII

Oleh : Ahmad Munjin | Jumat, 20 April 2018 | 04:17 WIB
Masih Ada Ruang Penguatan 24% di Saham ASII
PT Astra International Tbk (ASII) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Analis merekomendasikan beli saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp10.000 per unit saham alias potensi kenaikan 24,69 persen dalam 12 bulan ke depan.

Kiswoyo, Peneliti Senior PT Narada Kapital Indonesia mengasumsikan Return on Equity (RoE) ASII pada akhir tahun 2018 sebesar 15%. Oleh karena itu, beta saham ASII 1.42, Risk Free Return sebesar 4,25%, Price to Earning Ratio (PER) tertinggi ASII 22x, serta pertumbuhan Earnings per Share (EPS) ASII untuk tahun 2018 sebesar sebesar 14%.

Dengan demikian, dia melihat harga wajar saham ASII pada 12 bulan mendatang berada di level Rp10.000 per unit saham. "Masih terdapat potensi kenaikan harga saham ASII sebesar 24,69% dari harga saat ini di level Rp7.525," kata Kiswoyo dalam risetnya yang diterima INILAHCOM, di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Pada perdagangan saham Kamis (19/4/2018), saham PT Astra International Tbk (ASII) ditutup menguat Rp175 (2,3%) ke posisi Rp7.700 per saham. Sepanjang perdagangan, saham ini mencapai level tertingginya di Rp7.700 dan terendahnya di Rp7.525. Nilai transaksi mencapai Rp123,8 miliar dengan jumlah lot 162,528.

Lebih jauh dia melihat, ASII di tahun 2018 ini EPS-nya bisa tumbuh 14% dari EPS tahun 2017 sebesar Rp466 menjadi Rp531 di akhir tahun 2018 ini. Sementara itu, untuk harga lima tahun mendatang, dia menargetkan di Rp21.076,06.

PT Astra International Tbk merupakan perusahaan multinasional yang memiliki anak perusahaan dengan ruang lingkup kegiatan utama meliputi otomotif dengan suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, konstruksi, perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur, teknologi informasi dan properti.

"Dengan didukung iklim bisnis yang cukup kondusif selama tahun 2017, ASII berhasil meraih pencapaian kinerja yang lebih baik dari tahun sebelumnya," papar Kiswoyo.

Bisnis grup otomotif ASII berhasil mempertahankan kepercayaan konsumen otomotif di Indonesia, meskipun pasar mobil ASII harus menghadapi tingkat persaingan yang semakin ketat dengan kemunculan beberapa pemain baru.

"Hal ini tercermin dari perolehan pangsa pasar ASII secara nasional sebesar 54% di segmen mobil dan 75% di segmen sepeda motor," ungkap dia.

Di bulan Februari 2018, ASII melakukan ekspansi dengan menyuntik dana Rp2 triluin kepada Gojek Indonesia. "Diharapkan dengan adanya ekspansi ini dapat meningkatkan pendapatan dan net profit dari ASII group secara keseluruhan mulai dari otomotif, perbankan dan asuransi," ujarnya.

Kiswoyo melihat ASII akan selalu bisa bertumbuh ke depannya. "Di dukung oleh jajaran managemen ASII yang rajin berekspansi ke bisnis baru secara terukur dan terencana dengan baik, sehingga diharapkan bisa membuat pertumbuhan bisnis ASII secara keseluruhan bisa tetap optimal," imbuhnya. [jin]

Komentar

x