Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 11:44 WIB
 

Wall Street Tunggu Data Kuartalan di Area Positif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 16 April 2018 | 19:01 WIB
Wall Street Tunggu Data Kuartalan di Area Positif
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, New York - Bursa saham AS di Wall Street berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan Senin (16/4/2018). Hal ini sudah terlihat sejak pre market karena investor menunggu laporan laba kuartal pertama 2018. Sekitar 5:40 pagi ET, Dow futures naik 154 poin, menunjukkan kenaikan 162,86 poin di pembukaan.

Indeks berjangka Nasdaq dan S & P 500 mengindikasikan awal yang positif untuk sesi Senin untuk pasar masing-masing. Pergerakan dalam perdagangan pra-pasar terjadi setelah respons beragam di pasar internasional.

Investor di seluruh dunia terus memantau politik setelah AS, Prancis dan Inggris meluncurkan lebih dari 100 rudal Sabtu yang menargetkan fasilitas di Suriah.

Pentagon mendeskripsikan pemogokan yang dipimpin AS sebagai "tanggapan yang dibenarkan, sah, dan proporsional" terhadap penggunaan senjata kimia rezim Suriah terus-menerus. Akibatnya, harga minyak jatuh pada hari Senin.

Pada hari Senin, data dan pendapatan cenderung membuat investor sibuk. Penjualan ritel dan survei manufaktur Empire State keduanya akan berakhir pada 8:30 pagi ET, diikuti oleh inventaris bisnis dan Indeks Pasar Perumahan NAHB / Wells Fargo pada pukul 10 pagi. Data Treasury International Capital (TIC) akan dirilis pada jam 4 sore. ET.

Dalam data perusahaan, Bank of America, M & T Bank dan Netflix semuanya dijadwalkan untuk mempublikasikan laporan penghasilan terbaru mereka.

Raksasa media sosial Facebook akan tetap menjadi sorotan. Investor menunggu setiap rincian lebih lanjut ke dalam dugaan bahwa firma riset Cambridge Analytica telah secara tidak benar memperoleh akses ke informasi pribadi hingga 87 juta pengguna, seperti mengutip cnbc.com.

Di tempat lain, Martin Sorrell, CEO dari raksasa periklanan WPP, telah mengundurkan diri dari posisinya di bawah penyelidikan penyelewengan.

Di front perbankan pusat, Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic akan berbicara di Shoals Chamber of Commerce di Florence, Alabama. Sementara Presiden Fed Dallas Robert Kaplan akan berada di Florida di Forum Ekonomi Internasional Forum Strategis Dunia Amerika.

Berita yang keluar dari Gedung Putih akan tetap menjadi yang terdepan, karena pergolakan di sekitar administrasi Donald Trump terus bergemuruh. Mantan Direktur FBI James Comey mengatakan dalam sebuah wawancara dengan ABC News pada hari Minggu bahwa Trump "secara moral tidak layak" menjadi presiden.

Komentar

x