Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 06:01 WIB
 

Perkawinan Pertagas dengan PGN masih Dikaji

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 16 April 2018 | 15:10 WIB
Perkawinan Pertagas dengan PGN masih Dikaji
Direktur Komersial PGN Danny Praditya - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah secara resmi telah menetapkan dan melimpahkan saham pemerintah di PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk (PGAS) ke PT Pertamina (Persero).

Dengan begitu, PGN telah menjadi anak usaha Pertamina. Hal tersebut sebagai akibat dari pembentukan Holding BUMN Migas.

Selanjutnya PGN akan diintegrasikan dengan anak usaha Pertamina, Pertamina Gas (Pertagas). Hanya saja, cara penggabungan kedua perusahaan di sektor hilir gas tersebut masih dikaji.

Direktur Komersial PGN Danny Praditya mengatakan metode penggabungan dua perusahaan tersebut masih dikaji lebih dalam lagi, saat ini proses penggabungan kedua perusahaan masih dalam tahap penghitungan valuasi aset masing-masing perusahaan.

"Semua sedang dikaji sama tim transaksi, menentukan nilainya berapa, kemudian metodenya mau akuisisi,rights issue, mauswapbaru ditentukan kemudian," kata Danny di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (16/4/2018).

Terdapat dua opsi penggabungan kedua perusahaan tersebut, yaitu melalui merger atau akusisi. Dengan opsi tersebut, PGN pun dipastikan harus menyiapkan dana untuk mencaplok Pertagas.

Perihal pencarian dana tersebut, Danny belum bisa menjelaskan. Sebab, metode integrasi belum diputuskan.

"Tergantung, bisa pinjaman, bisaswap, bisa aset swap, bisa segala macam," katanya. [jin]

Komentar

 
x