Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 06:08 WIB
 

AS dan China Bisa Turunkan Permintaan Minyak

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 16 April 2018 | 01:03 WIB
AS dan China Bisa Turunkan Permintaan Minyak
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Beijing - Pasokan minyak pada akhir Februari hanya mencapai 30 juta barel di atas target OPEC dari rata-rata lima tahun terakhir.

Badan Energi Internasional memperingatkan tingkat konsumsi yang kuat di dunia untuk minyak CLK8, + 0,89% dapat secara signifikan luluh dengan adanya perselisihan perdagangan yang meningkat antara AS dan China.

Dalam laporan pasar minyak bulanannya yang diawasi ketat, IEA mengatakan pihaknya terus mengharapkan permintaan minyak global untuk tumbuh sebesar 1,5 juta barel per hari pada 2018. Tetapi memperingatkan bahwa potensi tarif perdagangan AS dan China menimbulkan "risiko ke bawah" untuk ramalan tersebut.

Tarif yang direncanakan pemerintah Trump atas impor China dan tindakan pembalasan yang diumumkan oleh Beijing akan membebani ekonomi global, dengan "konsekuensi kuat untuk permintaan minyak," kata lembaga itu, Jumat (13/4/2018) seperti mengutip marketwatch.com.

IEA memperkirakan bahwa pengurangan 1% dalam pertumbuhan produk domestik bruto dunia akan mengurangi pertumbuhan permintaan minyak sekitar 690.000 barel per hari.

"Permintaan minyak akan menderita dampak langsung dari konsumsi bunker yang lebih rendah dan transportasi darat yang lebih rendah dari barang-barang yang diperdagangkan, mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dan solar," kata laporan itu.

Komentar

 
x