Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 21:22 WIB

Kata Bos PTBA Soal Harga Batu Bara DMO

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 11 April 2018 | 15:27 WIB

Berita Terkait

Kata Bos PTBA Soal Harga Batu Bara DMO
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah yang menetapkan harga batu bara untuk keperluan listrik PLN atau Domestic Market Obligation (DMO) diklaim tak terlalu berpengaruh ke kinerja perseroan PT Bukit Asam Tbk.

"Harga DMO tersebut tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap kinerja perseroan," kata Direktur Utama PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PTBA), Arvian Arifin sewaktu jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).

Bahkan, lanjut dia, PTBA kedepan akan menargetkan peningkatan penjualan batubara menjadi sebesar 25,88 juta ton. Penjualan itu dengan komposisi 53 persen atau 13,74 juta ton untuk pasar domestik dan 47 persen atau 12,15 juta ton untuk pasar ekspor.

"Peningkatan target ini ditopang oleh rencana penjualan ekspor untuk batubara medium to high calorie ke premium market seiring dengan membaiknya harga batu bara dan kenaikan permintaan batubara," ujar dia.


Menurut dia, rencana penjualan ekspor batubara medium to high calorie sebagai upaya PTBA dalam mengompensasi aturan harga batubara DMO.

Dia menjelaskan, kenaikan target penjualan diikuti dengan kenaikan target produksi batubara. PTBA menargetkan produksi batubara sebesar 25,54 juta ton atau naik 17 persen dari rencana sebelumnya sebesar 21,92 juta ton

Kemudian, untuk mendukung target penjualan, PTBA juga menargetkan angkutan dari lokasi tambang sebesar 23,10 juta ton, masing-masing 19,40 juta ton ke Pelabuhan Tarahan, Lampung dan 3,70 juta ton ke Dermaga Kertapati, Palembang.

"Jumlah biaya batubara ini telah meningkat 13 persen dari target tahun 2017 sebesar 20,50 juta ton," kata dia. [jin]

Komentar

x