Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 April 2018 | 22:16 WIB
 

2017, Prodia Kantongi Laba Rp150 Miliar

Oleh : - | Jumat, 23 Maret 2018 | 20:43 WIB
2017, Prodia Kantongi Laba Rp150 Miliar
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Prodia Widyahusada Tbk mengumumkan pencapaian laba bersih pada 2017 sebesar Rp150,8 miliar atau tumbuh 71,1 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Pendapatan bersih perseroan juga meningkat menjadi Rp1.466,01 miliar atau tumbuh sebesar 7,90 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.358,66 miliar," kata Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (Ebitda) perseroan juga meningkat 14,3 persen dari Rp209,07 miliar pada 2016 menjadi Rp239,05 miliar pada 2017.

Kenaikan laba bersih perseroan itu salah satunya ditopang oleh peningkatan pendapatan bersih perseroan.

Pertumbuhan pendapatan bersih perseroan pada 2017 ditunjang oleh peningkatan pendapatan dari masing-masing segmen pelanggan yang terdiri dari pelanggan individu, referensi dokter, referensi pihak ketiga, dan pelanggan korporasi.

Segmen pelanggan individu dan rujukan dokter menyumbang masing-masing sekitar 33,3 persen dan 32,1 persen kepada pendapatan perseroan.

Sedangkan, kontribusi segmen referensi pihak ketiga dan pelanggan korporasi sekitar 18,3 persen dan 16,2 persen terhadap pendapatan perseroan.

"Pada 2017, jumlah pemeriksaan mencapai 15,1 juta dan jumlah kunjungan mencapai 2,5 juta," katanya.

Dewi menilai, kinerja positif yang diperoleh perseroan pada 2017 tidak terlepas dari perencanaan bisnis yang terarah.

Total aset perseroan pada 2017 sebesar Rp1.848,20 miliar, lebih tinggi Rp24,16 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Aset lancar menjadi Rp1.163,85 miliar dan aset non lancar menjadi Rp684,35 miliar. Sedangkan, total liabilitas turun sekitar 12,9 persen menjadi Rp485,11 miliar dibandingkan pada 2016 yang mencapai Rp556,77 miliar.

Adapun total liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp147,11 miliar dan total liabilitas jangka panjang Rp337,99 miliar.

Total ekuitas naik sekitar 7,6 persen menjadi sebesar Rp1.363,09 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.267,26 miliar.

Dari sisi arus kas, perseroan berhasil mempertahankan arus kas bersih dari aktivitas operasi dalam posisi surplus menjadi sebesar Rp93,47 miliar. [tar]

Komentar

 
x