Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 09:36 WIB
 

Wika Realty Siap Gelar Karpet Merah di BEI

Oleh : - | Rabu, 14 Maret 2018 | 04:00 WIB
Wika Realty Siap Gelar Karpet Merah di BEI
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wika Realty, anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, bakal go public atau melakukan panawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di tahun ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, mengatakan, anak usaha BUMN itu bakal melepas 25% saham ke publik melalui mekanisme IPO. "IPO menjadi opsi sebagai sarana bagi perusahaan properti untuk menggalang dana jangka panjang," ujar Syamsul di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Ia menambahkan, kondisi pasar modal saat ini, sangat kondusif menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan bagi perusahaan melakukan IPO.

Di sisi lain, ketersediaan dana di pasar yang masih baik juga turut menjadi perhatian bagi perusahaan dan penjamin pelaksana emisi.

"Jika market sedang dalam kondisi bagus saat ini, sebagian perusahaan berencana melepas saham ke publik," ujarnya.

Direktur Keuangan dan Human Capital Wika Realty, Adang Hamdani mengatakan, perseroan akan menggunakan dana hasil dari aksi korporasi itu untuk ekspansi bisnis agar kinerja tetap positif.
"Kita akan lepas 25 persen," katanya usai melakukan paparan kepada BEI.

Sebelumnya, Executive Vice President Head of Privatization BEI, Saptono Adi Junarso mengatakan selain anak BUMN, terdapat tiga perusahaan rintisan (startup) yang menyandang status unicorn, mempertimbangkan untuk melaksanakan IPO di tahun ini. Ketiga perusahaan tersebut adalah Bukalapak, Go-Jek dan Tokopedia.

Ia mengemukakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan rintisan itu. Namun, masih terdapat beberapa kendala, diantaranya mengenai valuasi aset tak berwujud (intangible asset).

"Kita sedang berdiskusi dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) agar intangible asset itu bisa divaluasi. Semoga bisa sehingga mempermudah IPO. Aset perusahaan itu bentuknya seperti aplikasi dan software, kita berharap aturannya keluar tahun ini," katanya. [tar]

Komentar

 
x