Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juni 2018 | 10:02 WIB
 

Ganjil-genap Tol Susutkan Lalin 35%, JSMR Tekor?

Oleh : - | Selasa, 13 Maret 2018 | 09:54 WIB
Ganjil-genap Tol Susutkan Lalin 35%, JSMR Tekor?
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Aturan ganjil-genap di pintu tol Bekasi Barat dan Timur, menurunkan lalu lintas hingga 35%. Ini berdampak kepada pendapatan PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai pengelola ruas tol tersebut.

"Ya. Lalin rata-rata turun 35 persen, dan ini berdampak pada lancarnya jalan tol Jakarta-Cikampek, di daerah Bekasi hingga Jakarta, lancar pada pukul 06.00 hingga pukul 09.00," kata General Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman di Jakarta, Senin (12/3/2018).

Jumlah kendaraan di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat 1 pada pukul 06.00 hingga 09.00, menurut dia, tercatat 1.820 kendaraan masuk arah Jakarta. Atau turun 30% dari kondisi normal sebanyak 2.600 kendaraan.

Adapun kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Bekasi Barat 2 mencapai 1.852 kendaraan, atau turun 38,20% dari kondisi normal yang mencapai 3.000 kendaraan.

Kemudian, kata Raddy, dari GT Bekasi Timur 2 jumlah kendaraan yang menuju ke Jakarta saat jam pemberlakuan kebijakan mencapai 1.545 kendaraan. Atau turun 35,60% dibanding kondisi normal yang mencapai 2.400 kendaraan.

Raddy menjelaskan, penurunan signifikan jumlah kendaraan dipengaruhi beberapa faktor yaitu pengguna jalan tol mempunyai tiga opsi yaitu beralih rute ke jalur alternatif, beralih waktu perjalanan dan beralih moda transportasi.

Hari pertama pemberlakuan kebijakan, dinyatakannya, terpantau pengguna jalan tol beralih waktu. Terpantau di GT Bekasi Barat 1 mulai pukul 04.00 hingga 05.00 WIB, naik 37%dari lalin normal. Sedangkan di GT Bekasi Timur, perubahan waktu perjalanan mulai dominan terasa sejak pukul 05.00 hingga 06.00 WIB, sebesar 23% ketimbang hari biasa.

Secara keseluruhan, menurut dia, dampak kebijakan penurunan kendaraan rata-rata mencapai 35%, atau 2.783 kendaraan selama tiga jam pemberlakukan kebijakan.

Terkait kebijakan pembatasan kendaraan golongan III-V khususnya di GT Cikarang Utama (Cikarut) arah Cikampek mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, dia menyebutkan juga ada penurunan volume lalin golongan itu mencapai 70% dibanding normal.

Sedangkan, menurut dia, kendaraan golongan III-V arah Jakarta yang masuk melalui GT Cikarut mengalami penurunan mencapai 64% dibanding normal. "Jadi, kebijakan ini dampaknya dapat dilihat dari sisi kelancaran Tol Jakarta Cikampek di kedua arah, kondisi kelancaran lalin terpantau lancar cukup signifikan," katanya.

Okelah aturan ini bertujuan baik, untuk melancarkan lalu lintas di jalan tol yang acapkali macet. Lalu bagaimana dengan pendapatan emiten berkode JSMR itu? Ya, jangan mengeluh kalau bakal ada penurunan pendapatan. [tar]

Komentar

 
x