Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juni 2018 | 10:09 WIB
 

APLN Klaim PCDM Turut Dorong Pemerataan di Medan

Oleh : Ahmad Munjin | Senin, 12 Maret 2018 | 00:15 WIB
APLN Klaim PCDM Turut Dorong Pemerataan di Medan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Medan - Pembangunan di bidang infrastruktur menjadi program skala prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dalam beberapa tahun ke depan. Ini dilakukan dalam upaya mendorong percepatan pembangunan di bidang-bidang lainnya.

Beberapa bidang infrastruktur seperti sistem jaringan jalan, drainase, transportasi, dan ruang hijau termasuk cakupan infrastruktur yang menjadi skala prioritas untuk didahulukan.

Di samping itu, pemerataan pembangunan di Medan memang akan menjadi solusi atas kemajuan kota ini. Sebab, geliat pembangunan sudah begitu sesak bahkan hampir tidak ada lahan kosong untuk mendirikan bangunan.

Menurut AVP Strategic Marketing Agung Podomoro Land Agung Wirajaya, dibutuhkan penataan infrastruktur yang baik sebagai penunjang calon investor masuk ke Sumut terkhusus Kota Medan. Apalagi secara kewilayahan, potensinya sangat besar, mengingat Kota Medan merupakan pintu gerbang perekonomian Indonesia bagian barat.

"Namun tentu harus dilakukan bertahap," ungkap Agung.

Terlebih, Agung menambahkan, rencana Pemkot Medan untuk memiliki moda transportasi kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Medan semakin menuju kenyataan. Nantinya, LRT Medan sendiri akan dibangun satu paket dengan pembangunan bus rapid transportation (BRT) Medan.

"Kedua moda transportasi itu akan saling terintegrasi dan menjadi kebutuhan yang cukup mendesak bagi kelancaran konektivitas transportasi di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu," ujar Agung.

Sebagai ibu kota provinsi, Medan menjadi kota berkembang dalam hal pertumbuhan penduduk dan ekonomi, di mana kepadatan penduduknya menjadi salah satu yang terpadat di Indonesia. Mayoritas penduduk di kota ini pun masih mengandalkan mobilitasnya melalui kendaraan pribadi dan sektor jalan.

Untuk terus mendorong upaya Pemkot Medan dalam membangun Kota Medan, PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) kembali memperkenalkan proyek besutannya Podomoro City Deli Medan (PCDM).

Kehadiran PCDM besutan emiten yang berkode saham APLN ini menawarkan sinergi terpadu satu atap, perpaduan mall, hotel dan apartemen. Berdiri di atas lahan seluas 5,2 hektar, PCDM merupakan kawasan terintegrasi yang terdiri dari 2 tower Tribeca Condominium, 2 tower Premium Apartment, 3 tower Exclusive Apartment.

Menempati bekas lahan Deli Plaza Medan, Agung menambahkan, superblok PCDM berada di lokasi yang sangat strategis, terletak di Jalan Puteri Hijau dan Jalan Guru Patimpus, yang merupakan kawasan Central Bussines District (CBD) Medan. Lokasi PCDM hanya 5 menit jalan kaki ke Stasiun Kota Medan, dan hanya perlu 30 menit naik kereta api cepat ke Bandara Internasional Kuala Namu.

AVP Marketing Podomoro City Deli Medan Yenti Lokat menambahkan, walaupun konsep hunian apartemen memang dikenal masih baru di Medan, animo masyarakat memiliki hunian di sana sangat tinggi. Peminatnya tidak hanya berasal dari Medan dan kawasan sekitarnya, tetapi juga dari wilayah lain di Indonesia. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 800 jutaan per unit.

"Sembilan puluh persen lebih dari jumlah Apartemen yang tersedia sudah laku terjual. Animo warga Medan khusunya para pengusaha, terbukti memang cukup besar saat menanamkan investasinya di Podomoro City Deli yang letaknya di bilangan pusat kota," kata Yenti.

Selain itu, PCDM juga menawarkan ruang perkantoran (office space) dengan ukuran mulai dari 111 m2 hingga 2.000 m2, dengan kemudahan cara bayar, yaitu cicilan 48x tanpa bunga.

"Office tower ini akan menjadi satu satu nya office tower yang bergengsi dengan premium grade A serta bersertifikat strata title," ungkap Yenti.

Para elite pelaku bisnis kota Medan tentu sudah melakukan forcast tingkat keuntungan dan kenyamanan yang bisa mereka peroleh dengan memiliki tempat usaha yang bakal ramai di pusat kota dan tinggal di apartemen yang aman, tanpa harus keluar dari lingkungannya.

Bangunan yang dirancang dengan konsep terpadu "One Stop Living", memang super lengkap. Deretan gedung yang terdiri dari superblok pertama berlantai puluhan tingkat, termegah dan termodern untuk saat ini. Yang akan menjadikannya sebagai ikon baru kota Medan. Sebagai ikon baru maka kita perlu mengenal dan memaknainya.

"Podomoro City di Medan menjadi pelopor superblok kelas internasional di Medan dengan pertama kali menghadirkan mal modern, apartemen, dan perkantoran bergabung menjadi satu. Sebagai ikon baru, sambutan masyarakat juga sangat baik," tutup Yenti. [jin]

Komentar

 
x