Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 15:17 WIB
Hightlight News

Kenapa Trump Kecualikan Kanada dan Meksiko?

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 11 Maret 2018 | 13:03 WIB

Lobi Kanada

Taktik Trump

Lobi Kanada

Pemerintah Liberal Kanada juga telah melakukan tindakan untuk mempertahankan NAFTA dan perdagangan baja dan aluminium lintas batas setelah menjadi jelas pekan lalu bahwa Trump serius menerapkan tarif.

Perdana Menteri Justin Trudeau menyebut Trump pada hari Senin )5/3/2018) untuk "secara paksa membela" kepentingan pekerja Kanada. Dia juga menekankan bahwa tarif tersebut tidak akan membantu pembicaraan untuk memodernisasi pakta perdagangan NAFTA, menurut seorang pejabat pemerintah yang berbicara mengenai kondisi anonimitas.

Trudeau juga berbicara pada hari Kamis (8/3/2018) dengan Pemimpin Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell dan Ketua DPR Paul Ryan, seorang kritikus Republikan terkemuka mengenai tarif tersebut, kata kantor perdana menteri tersebut.

Anggota kabinet Kanada juga membuat saluran telepon "bersenandung" dengan rekan-rekan mereka di AS dalam sebuah dorongan habis-habisan yang menarik upaya lobi pada bulan April 2017. Tujuannya untuk meyakinkan Trump agar tidak menarik diri dari NAFTA namun untuk melanjutkan negosiasi ulang sebagai gantinya.

"Kami menjangkau orang-orang di Amerika Serikat dan bertanya 'Apakah Anda sadar bahwa Anda menjalankan surplus perdagangan baja dengan Kanada? Anda tahu persis berapa banyak baja AS yang dibeli Kanada?" Kata orang lain yang akrab dengan upaya lobi Kanada.

Menurut data Biro Sensus Amerika Serikat, Amerika Serikat mengekspor produk baja dan baja senilai US$4,35 miliar ke Kanada pada 2017 melawan nilai US$3,69 miliar Kanada.

Sumber kongres Republikan mengatakan, Ketua Komite Cara dan Saran Ryan dan Rumah Tangga Kevin Brady telah menekan Trump sepanjang pekan untuk menghindari kenaikan tarif baja dan aluminium papan atas yang akan melukai sekutu AS, dan berusaha menyarankan cara untuk mempersempit tarif.

Namun, seorang pejabat administrasi bersikeras pada hari Rabu bahwa pengumuman tarif akhir Trump belum diperlunak, dengan mengatakan bahwa pendekatan "fleksibel namun tegas" memungkinkan pengecualian untuk sekutu, namun harus diimbangi dengan tarif yang lebih tinggi di negara-negara yang tersisa.

"Kami telah menyusun proklamasi ini di cara yang dirancang secara tegas untuk mempertahankan industri aluminium dan baja kita," kata pejabat tersebut.

1 2

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget
x