Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 20:41 WIB

Pasar Modal Masih Andalan Perusahaan Berburu Dana

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 10 Maret 2018 | 10:30 WIB

Berita Terkait

Pasar Modal Masih Andalan Perusahaan Berburu Dana
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Satu obligasi dan satu Efek Beragun Aset (EBA) dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini. Pertanda, pasar modal masih tujuan utama perusahaan dalam berburu dana untuk ekspansi.

Satu obligasi korporasi dicatatkan di BEI di pekan ini, adalah Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2018. Obligasi bernilai emisi Rp2,16 triliun ini, diterbitkan PT BFI Finance Indonesia Tbk, Rabu (7/3/2018).

Sedangkan pada Jumat (9/3/2018), diadakan seremonial pencatatan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Nomor 04 (EBA-SP SMF-BTN04).

"Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 354 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp401,90 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 114 Emiten," kata Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Oskar Herliansyah dalam keterangannya pers di Jakarta, Sabtu (10/3/2018).

Oskar melanjutkan, untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang telah dicatatkan di BEI telah mencapai Rp2.138,17 triliun dan US$200 juta, Selanjutnya ada 10 emisi Efek Beragun Aset senilai Rp9,93 triliun.

Tak hanya itu, Oskar juga bilang pada minggu ini satu Galeri Investasi BEI kembali diresmikan pada pekan ini, yakni pada Kamis (8/3/2018).

Galeri Investasi BEI yang terletak di Pasar Sepinggan Balikpapan merupakan Galeri Investasi BEI Pasar kedua dan Galeri Investasi BEI ke-347 di seluruh Indonesia.

"Galeri Investasi BEI Pasar Sepinggan Balikpapan ini merupakan inisiatif dari Galeri Investasi BEI Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan yang bermitra dengan Phintraco Sekuritas," kata Oskar.

Selain itu, BEI bersama Stock Exchange of Thailand menandatangani Nota Kesepahaman untuk meningkatkan kerjasama pengembangan Pasar Modal terutama transaksi lintas batas, teknologi informasi, dan kesempatan bisnis antara kedua Bursa Efek.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada Selasa (6/3/2018) ini, bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman demi memajukan kedua bursa efek. [ipe]

Komentar

x