Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 18:47 WIB

BTN Biayai 2 Ribu Unit Rumah Karyawan Lion Air

Oleh : - | Jumat, 9 Maret 2018 | 15:00 WIB
BTN Biayai 2 Ribu Unit Rumah Karyawan Lion Air
Direktur Utama BTN Maryono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendukung pembiayaan perumahan sekitar lebih dari 2.000 unit rumah yang dipersiapkan bagi karyawan maskapai penerbangan Lion Air Group melalui pembiayaan KPR BTN.

"Kami siap memberikan dukungan pembiayaan pembangunan rumah untuk pegawai Lion Air Group. Ini adalah bagian dari komitmen korporasi untuk mendukung program satu juta rumah yang diinisiasi oleh Pemerintahan Jokowi-JK," kata Direktur Utama BTN Maryono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Menurut Maryono, BTN menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan pembiayaan pembangunan rumah tersebut yang akan dibangun oleh PT Bintang Energi Lestari (BEL).

Dalam MoU yang ditandatangani antara Bank BTN, Lion Air Group dan PT BEL di Jakarta, Kamis (8/3), disepakati BTN akan memberikan dukungan layanan perbankan kepada pihak Lion Air Group dan PT BEL, yang diarahkan kepada pembiayaan pembangunan rumah bagi pegawai Lion Air.

"Ini adalah payung kerja sama yang kita sepakati bersama untuk dapat segera ditindaklanjuti dalam kerja sama lanjutan untuk merealisasikannya. Perseroan tentu saja siap memberikan dukungan atas proyek itu termasuk dukungan dalam kerja sama lain bersama Lion Air Group yang nanti dapat kita kembangkan secara bersama," ujar Maryono.

Hunian yang rencananya akan dibangun tersebut sebagai fasilitas perusahaan bagi pegawai Lion Air Group dengan pembiayaan BTN melalui pola pembiayaan menggunakan skema subsidi dan nonsubsidi.

President Director Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, pihaknya sangat senang bersinergi dengan BTN dalam mendukung program apresiasi kepada karyawan melalui mekanisme pembiayaan tersebut "Lion Air Group berkomitmen penuh memfasilitasi karyawan dalam memiliki rumah yang terjangkau, menawarkan skema pembiayaan dengan besaran uang muka dan angsuran yang disesuaikan kemampuan pekerja," kata Edward.

Menurut dia, hal itu sebagai wujud inisiasi perusahaan sejalan dengan program pemerintah dan Bank BTN sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah.

Sebelumnya, BTN meyakini dapat menjadi bank beraset terbesar kelima di Indonesia dan merampungkan infrastruktur digitalisasi perbankan pada tahun ini, salah satu caranya dengan mempererat kekompakan komunitas internal.

Direktur Utama BTN Maryono dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (25/2), mengatakan perseroan ingin mengejar target pengembangan bisnis tersebut agar dapat optimal menjadi bank spesialis pembiayaan perumahan, sekaligus perpanjangan tangan pemerintah dalam penyediaan tempat huni.

Untuk itu, kata Maryono, dirinya juga ingin melibatkan seluruh komunitas masyarakat dan pegawai internal untuk meningkatkan kekompakan/soliditas dalam mencapai target tersebut.

Maryono menargetkan aset BTN dapat mencapai Rp500 triliun dalam beberapa tahun mendatang, dari Rp261,36 triliun tahun ini. BTN juga akan membentuk anak usaha baru di lini asuransi, manajemen investasi dan pembiayaan, untuk mendukung pengembangan bisnis.

"Peran para komunitas nantinya akan diarahkan untuk mengawal visi dan misi baru Bank BTN yang diharapkan akan menjadi lebih fokus dalam memberikan dukungan terhadap rencana bisnis perseroan ke depan," ujarnya lagi.

Kemudian, target bisnis lainnya adalah tahapan pelaksanaan digitalisasi perbankan, dimana pada tahun ini ditargetkan semua infrastruktur bisnis Bank BTN sudah berbasis digital, termasuk rencana bisnis membentuk anak usaha. [tar]

Komentar

x