Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 21:09 WIB
 

BTN: EBA-SP BTN04 Jadi Penerbitan Terbesar

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 9 Maret 2018 | 13:23 WIB
BTN: EBA-SP BTN04 Jadi Penerbitan Terbesar
Direktur Utama Bank BTN, Maryono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengatakan pencatatan EBA-SP SMF-BTN04 merupakan pencatatan yang terbesar yang pernah ada yang bernilai Rp2 triliun.

"EBA-SP SMF-BTN04 yang dicatatkan di bursa efek tersebut bernilai total Rp2 Triliun dengan masing-masing dibagi dalam tiga seri," kata Maryono saat meluncurkan EBA-SP SMF-BTN04, Jumat (9/3/2018) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Maryono menjelaskan bahwa EBA seri A1 senilai Rp700 miliar. Kemudian EBA seri A2 senilai Rp1,124 triliun dan EBA seri B senilai Rp176 miliar.

Suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 suku bunga 7% dan Seri A2 suku bunga 7,5%. EBA-SP seri A ini mendapatkan rating idAAA.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF melakukan kerja sama sekuritisasi aset KPR dengan menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP SMF-BTN04) senilai Rp2 triliun.

EBA-SP SMF-BTN04 ini juga dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Pada transaksi tersebut, SMF berperan sebagai penerbit, arranger, dan pendukung kredit. Sedangkan BTN, dalam hal ini berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa (servicer), serta Bank BRI sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian.

Rencananya hasil sekuritisasi ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi core business perseroan guna menyukseskan Program Satu Juta Rumah.

"Program perumahan nasional tersebut memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar," kata Maryono.

"Pencatatan ini merupakan peran aktif SMF dan Bank BTN dalam mendukung pertumbuhan Pasar Pembiayaan Perumahan di Indonesia untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia," tambah Maryono.

Maryono menambahkan, transaksi sekuritisasi KPR melalui skema Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) ini adalah yang keempat bagi Bank BTN. Meskipun demikian produk EBA-SP merupakan produk EBA dan yang sekarang dicatatkan adalah produk yang kesebelas.

"Produk EBA cukup digemari oleh para investor karena merupakan produk investasi yang aman dan menguntungkan dengan agunan aset KPR yang nilainya terus naik," katanya.

Menurut Maryono, Bank BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi Sekuritisasi KPR sejak tahun 2009. Total sekuritisasi KPR yang telah diterbitkan sampai dengan saat ini dengan skema KIK EBA maupun EBA SP mencapai Rp9,655 triliun.

Dengan skema EBA-SP sebesar Rp4,2 triliun. Sementara sisanya dengan skema KIK EBA sebesar Rp5,455 triliun. [hid]

Komentar

x