Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 10:44 WIB
 

BEI Resmikan Galeri Investasi di Pasar Sepinggan

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 9 Maret 2018 | 01:01 WIB
BEI Resmikan Galeri Investasi di Pasar Sepinggan
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) saat meresmikan galeri investasi BEI di pasar Sepinggang, Balikpapan. - (Foto: Humas BEI)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembaali meresmikan pendirian Galeri Investasi Pasar di Pasar Sepinggan, Balikpapan. Ini adalah Galeri Investasi Pasar BEI yang pertama di Kalimantan dan yang kedua di seluruh Indonesia.

Galeri Investasi Pasar Sepinggan diresmikan oleh Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, Direktur Phintraco Sekuritas, Sriwaty Widjaja selaku Anggota Bursa mitra dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan Misna Ariani, pada Kamis (8/3/2018).

Turut hadir dalam peresmian Galeri Investasi Pasar Sepinggan ini adalah Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur, Dwi Ariyanto, Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, M Saufan, dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Kota Balikappan, Andar Listiani.

"Pendirian Galeri Investasi BEI di Pasar Sepinggan Balikpapan ini menunjukkan komitmen industri Pasar Modal Indonesia terhadap masyarakat umum secara luas dari berbagai kalangan, bahwa setiap individu berhak untuk sejahtera," kata Tito dalam keterangan resminya.

Dengan adanya program Yuk Nabung Saham, lanjut Tito, yang memungkinkan pembukaan rekening efek sebesar Rp100 ribu, tentunya membuka kesempatan bagi setiap masyarakat Indonesia untuk dapat turut menjadi bagian dari Pasar Modal Indonesia.

"Alasan pendirian Galeri Investasi di pasar tradisional adalah keberadaan pasar tradisional yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seiring dengan peranan pentingnya dalam menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Pasar tradisional juga dikenal sebagai tempat dan pusat pemasaran produk lokal, sehingga pasar tradisional dapat menyerap banyak potensi keramaian masyarakat banyak.

Selain itu, di pasar tradisional masyarakat dapat berbaur dengan bebas, tidak membedakan tingkat ekonomi, status sosial maupun agama, serta di pasar tradisional terjadi perputaran uang dan barang yang cukup besar. Pasar tradisional juga dapat membantu menampung penyerapan tenaga kerja lokal khususnya yang tidak mempunyai keahlian khusus.

"Pendirian Galeri Investasi BEI di Pasar Sepinggan ingin menghapus kesan bahwa Pasar Modal hanya untuk masyarakat golongan tertentu saja. BEI ingin memberikan gambaran bahwa Pasar Modal Indonesia untuk seluruh lapisan masyarakat di Indonesia," ungkap Tito.

Pasar Sepinggan merupakan pasar tradisional yang ada di Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Luas area Pasar Sepinggan ini adalah 1,3 hektare, ada 833 kios, dengan jumlah perputaran dana sebesar Rp17,2 miliar per bulan.

Jumlah investor Pasar Modal di Kalimantan Timur per 31 Januari 2018 sebanyak 8.813 single investor identification (SID). Dengan penambahan Galeri Investasi Pasar Sepinggan, maka saat ini ada 347 Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia, yang termasuk Galeri Investasi Kampus, Non Kampus dan Pasar.

Komentar

 
Embed Widget

x