Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 April 2018 | 22:17 WIB
 

2017, Laba Bersih PPRO Diperkirakaan Capai Rp444 M

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 8 Maret 2018 | 10:55 WIB
2017, Laba Bersih PPRO Diperkirakaan Capai Rp444 M
PT PP Properti Tbk - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Perolehan laba bersih PT PP Properti Tbk sepanjang tahun 2017 diperkirakan mencapai Rp444 miliar, pendapatan bersih ini naik sekitar 22% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu perusahaan yang berkode emiten PPRO di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp366 miliar.

Nantinya perolehan laba bersih ini akan distribusikan ke induk perusahaan yakni PT PP Persero.

Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat mengatakan, perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan marketing sales yang meningkat 21% menjadi sebesar Rp3,01 triliun dari tahun 2016 sebesar Rp2,4 triliun.

"Marketing sales disokong dari beberapa proyek PPRO," kata Taufik di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Marketing sales yang dimaksud adalah proyek Grand Kamala lagoon (24%), Grand Shamaya (18%), Apartemen Begawan (9%), Grand Dharmahusada Lagoon (5%), Gunung Putri Square (5%), The Ayoma (4%) dan beberapa proyek realti serta commercial lainnya.

Namun kata Taufik saat ini laporan keuangan audited PPRO masih dalam proses finalisasi yang rencana akan direlease pada pekan depan.

Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasi tahun 2017 tercatat positif sekitar Rp67 miliar dengan posisi saldo kas pada akhir tahun positif sekitar Rp996 miliar. Penguatan dari sisi arus kas mendorong tercapainya posisi neraca keuangan yang sehat. Yang mana, rasio utang berbunga terhadap modal (debt interest bearing) sekitar 0,64 dan posisi Net gearing Ratio sebesar 0,43.

Untuk total land bank mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 291%, dimana di tahun 2017 ini total land bank yang telah dimiliki sekitar 297 Ha.

"Kami meyakini di tahun ini permintaan property akan semakin bergairah seiring dengan pertumbuhan ekonomi Nasional yang diperkirakan akan tumbuh 5,4%," kata Taufik. [tar]

Komentar

 
x