Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 08:52 WIB
 

BTPN Syariah Dongkrak Kredit UMKM Kaum Hawa

Oleh : - | Rabu, 7 Maret 2018 | 04:55 WIB
BTPN Syariah Dongkrak Kredit UMKM Kaum Hawa
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Medan - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional atau BTPN Syariah berkomitmen untuk terus dan meningkatkan penyaluran kredit untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi kalangan perempuan.

"Jumlah kredit meningkat sejalan dengan potensi yang besar di bisnis yang dijalankan kaum perempuan," ujar Direktur Kepatuhan BTPN Syariah Arief Ismail di Medan, Selasa (6/3/2018).

Pada acara bertemaInklusi Keuangan dan Pemberdayaaan Perempuan Melalui Pembiayaan Syariah kerja sama dengan Republika, Arief mengatakan BTPN Syariah berupaya berkontribusi meningkatkan UMKM yang tersentuh perbankan.

Data, kata dia, menunjukkan, 71 persen UMKM masih belum tersentuh perbankan.

"Manajemen BTPN Syariah ingin meningkatkan jumlah UMKM yang tersentuh perbankan melalui perempuan yang dinilai memiliki potensi besar dalam menjalankan bisnis," ujarnya.

BTPN Syariah akan memberikan kredit kepada perempuan yang berani berusaha, disiplin, mau bekerja keras dan memiliki solidaritas untuk mendorong lainnya bisa tumbuh menjadi pengusaha handal.

"Pemberdayaan perempuan dinilai sangat perlu dan tepat dilakukan di Indonesia," katanya.

Kaum perempuan punya peran penting dalam perekonomian keluarga sehingga kalau segmen itu berhasil, kesejahteraan masyarakat Indonesia akan meningkat, katanya.

Selain meningkatkan kucuran kredit, BTPN Syariah juga melakukan pendampingan sehingga memberi kesempatan kepada para perempuan di segmen prasejahtera produktif untuk berpartisipasi untuk meningkatkan penghasilan keluarga.

Ekonom dari CORE IndonesiaHendri Saparini mengakui hingga saat ini jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 58 juta dan sebanyak 99 persen di antaranya adalah usaha mikro dan kecil.

Oleh karena banyak UMKM dan khususnya UMK, maka perlu peran besar pemerintah melalui kebijakan yang mendukung dan peran perbankan dalam penyaluran kredit, katanya.

"Perlu pembiayaan yang bisa diakses dengan mudah seperti tidak memerlukan jaminan dan administrasi yang ribet,"katanya.

Jumlah pengusaha yang bertambah akan mendorong perekonomian Indonesia secara lebih cepat. [tar]

Komentar

 
x