Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 08:53 WIB

Pendapatan Naik, Laba Barito Pacific Stabil

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 6 Maret 2018 | 00:17 WIB
Pendapatan Naik, Laba Barito Pacific Stabil
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat laba bersih yang stabil per 31 Desember 2017 sebesar US$279.889 dari periode yang sama tahun 2016 sebesar US$279.796.

Padahal perseroan mencatat kenaikan pendapatan bersih menjadi US$2,4 juta dari US$1,9 juta. Untuk beban pokok pendapatan menjadi US$1,9 juta dari US$1,4 juta. Demikian mengutip keterangan resmi perseroan, Senin (5/3/2018).

Jadi laba kotor menjadi US$539.646 dari US$487.456. Laba sebelum pajak menjadi US$385.404 dari US$380.043. Beban pajak penghasilan menjadi US$105.515 dari US$100.247. Jadi laba bersih mejadi US$279,889 dari US$279.796.

Untuk total aset menjadi US$3,6 juta dari US$2,5 juta. Sedangkan total liabilias menjadi US$1,6 juta dari US$1,12 juta.

Ruang lingkup kegiatan bisnis BRPT bergerak dalam bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan dan transportasi. Saat ini, BRPT dan anak usahanya berusaha di bidang kehutanan, petrokimia, properti, perkebunan dan sedang mengembangkan sejumlah lini usaha tambang dan energi ke dalam sebuah perusahaan sumber daya yang terdiversifikasi.

Produk-produk dan jasa yang dihasilkan anak usaha Barito Pacific meliputi bahan baku industri plastik di sektor hilir (etilena, propilena, py-gas, serta mixed C4), komoditas perkebunan (kelapa sawit, serta produk turunannya), kayu olahan (particle board), penyewaan gedung (perkantoran dan perhotelan), dan lain sebagainya.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Barito Pacific Tbk, yaitu: Prajogo Pangestu, dengan persentase kepemilikan sebesar 69,21%.

Saham BRPT pada perdagangan Senin (5/3/2018) berakhir di Rp2.600 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham BRPT di Rp2.700 per saham pada penutupan 1 Februari 2018. Sedangkan harga terendah di Rp1.175 per saham pada penutupan 7 Maret 2017.

Komentar

x