Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 10:52 WIB

PT Japfa Alami Penurunan Laba Jadi Rp1,1 T

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 2 Maret 2018 | 14:33 WIB

Berita Terkait

PT Japfa Alami Penurunan Laba Jadi Rp1,1 T
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - (Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami penurunan laba bersih per 31 Desember 2017 menjadi Rp1,1 triliun dari Rp2,1 triliun dari periode yang sama tahun 2016.

Perseroan pada periode tersebut mencatat penjualan menjadi Rp29,6 triliun dari Rp27,06 triliun. Beban pokok penjualan menjadi Rp24,5 triliun dari Rp21,5 triliun.

Jadi laba bruto menjadi Rp5,03 triliun dari Rp5,4 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (2/3/2018).

Sementara laba usaha menjadi Rp2,2 triliun dari Rp3,1 triliun. Untuk laba sebelum pajak turun menjadi Rp1,7 triliun dari Rp2,7 triliun. Beban pajak penghasilan menjadi Rp632,7 miliar dari Rp594,9 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp1,1 triliun dari Rp2,1 triliun.

Untuk total aset menjadi Rp21,08 triliun dari Rp19,2 triliun. Sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp11,2 triliun dari Rp9,8 triliun.

JPFA merupakan emiten bidang pengolahan segala macam bahan untuk pembuatan/produksi bahan makanan hewan, kopra dan bahan lain yang mengandung minyak nabati, gaplek dan lain-lain, mengusahakan pembibitan, peternakan ayam dan usaha peternakan lainnya, meliputi budi daya seluruh jenis peternakan, perunggasan.

Selain itu ada perikanan dan usaha lain yang terkait, dan menjalankan perdagangan dalam dan luar negeri dari bahan serta hasil produksi.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Japfa Comfeed Indonesia Tbk, yaitu: Japfa Holding Pte. Ltd. (dahulu Malvolia Pte. Ltd.) (induk usaha) (51,00%), perusahaan yang berkedudukan di Singapura dan KKR Jade Investments Pte. Ltd. (11,98%).

Saham JPFA hari ini dibuka di Rp1.600 per saham. Dalam setahun terakhir, harga tertinggi saham JPFA di Rp1.720 per saham pada penutupan 6 Maret 2017. Sementara harga terendah di Rp1.075 per saham pada penutupan 15 Mei 2017.

Komentar

x