Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 13:33 WIB
 

OJK Ingin Pembiayaan dari Bursa Capai Rp673,9 T

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 27 Februari 2018 | 13:45 WIB
OJK Ingin Pembiayaan dari Bursa Capai Rp673,9 T
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen - (Foto: inilahcom/Fadil Dj)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal pada tahun depan hingga Rp673,9 triliun untuk mendukung pembiayaan infrastruktur nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan pasar modal menjadi alternatif sumber pembiayaan jangka panjang. Artinya, tidak hanya bagi perusahaan di Indonesia tapi juga bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Dalam lima tahun terakhir jumlah dana yang berhasil dihimpun perusahaaan di pasar modal saham atau penerbitan obligasi lebih dari Rp870 triliun," kata Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Dengan demikian, kata dia, saat ini pasar modal menjadi alternatif pembiayaan di tengah semakin terbatasnya pembiyaan sektor perbankan.

Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pasar modal untuk meningkatkan kontribusinya dalam penyediaan pembiyaan pembangunan nasional.

Adapun nilai kapitalisasi pasar modal di minggu keempat bulan Februari lebih dari Rp7.300 triliun atau meningkat lebih dari 78%. Tentunya angka ini menggembirakan ditengah seretnya anggaran pemerintah.

Sementara untuk tahun ia, ia menargetkan penghimpunan dana pembangunan dari pasar modal mencapai Rp673,9 triliun.

"Bisa melalui SBN, RDPT, IPO, Obligasi, saya kira pasar modal bisa bantu," katanya.

Ia menyebutkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun ini ditargetkan sebesar Rp414,5 triliun sementara sekitar Rp259,4 triliun berasal dari IPO, rights Issue, RDPT serta sukuk atau obligasi korporasi. [hid]

Komentar

 
x