Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 07:19 WIB

BEI Curigai Kenaikan Harga Saham BOSS

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 26 Februari 2018 | 06:01 WIB

Berita Terkait

BEI Curigai Kenaikan Harga Saham BOSS
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa saham mencermati kenaikan harga saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) karena di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

BEI menjelaskan informasi terakhir tentang BOSS yang dipublikasikan pada 14 Februari. Isinya tentang pencatatan saham. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu.

Harga saham BOSS pada penutupan 23 Februari di Rp1.750 per saham dari pembukaan di Rp1.450 per saham. Saham BOSS pada penutupan 16 Februari di harga Rp600 per saham. Pada penutupan 19 Februari di harga Rp750 per saham. Pada penutupan 20 Februari di harga Rp935 per saham. Pada penutupan 21 Februari di harga 1.120 per saham. Pada penutupan 22 Februari di harga Rp1.400 per saham.

BEI mengharapkan investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan terkait dengan permintaan konfirmasi bursa dan mencermati kinerja perusahaan-perusahaan tersebut serta keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor harus mengkaji rencana aksi korporasi perusahaan yang belum memperoleh persetujuan RUPS dan mempertimbangkan kemungkinan yang timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi.

BEI menegaskan pengumuman UMA tersebut tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan pasar modal.

Ruang lingkup kegiatan bisnis BOSS adalah bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, perindustrian, percetaka, pertanian, jasa dan angkutan. Saat ini, kegiatan utama BOSS adalah jasa manajemen pertambangan batubara.

Pada tanggal 07 Februari 2018, BOSS memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham LCKM (IPO) kepada masyarakat sebanyak 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp400,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 Februari 2018.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Borneo Olah Sarana Sukses Tbk, yaitu: PT Megah Prakarsa Utama (45,10%), PT Sapphire Mulia Abadi (9,77%) dan PT Kencana Unggul Semesta (9,77%).

Komentar

x