Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 08:47 WIB
 

Harga Emas Naik Manfaatkan Kejatuhan Dolar

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 23 Februari 2018 | 08:03 WIB
Harga Emas Naik Manfaatkan Kejatuhan Dolar
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, New York - Pelemahan harga emas terhenti setelah kurs dolar AS tergelincir di pasar uang pada perdagangan Kamis (22/2/2018). Meskipun logam tersebut tetap berada di jalur untuk penurunan mingguan terbesar tahun ini.

Dolar telah meningkat setelah beberapa menit dari pertemuan terakhir Federal Reserve A. menunjukkan bahwa pembuat kebijakan mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut namun kemudian mereda ke wilayah negatif terhadap euro.

Spot emas 0,37 persen lebih tinggi pada US$1.328,81 per ounce pada pukul 11:09 am EST, dari titik terendah sebelumnya di US$1.320,61 namun masih turun 1,8 persen minggu ini. Emas berjangka AS untuk pengiriman April turun 0,07 persen pada US$1,331.10.

"Dolar AS kehilangan beberapa nilai dan euro membuat comeback," kata Afshin Nabavi, kepala perdagangan di MKS seperti mengutip cnbc.com. "Saya pikir pasar tertinggal di belakang FOMC kemarin (minutes). Namun, kurangnya tindak lanjut (beli) di bawah US$1.320, sekali lagi membawa beberapa short-covering."

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,21 persen pada 89,81 setelah menyentuh 90,235, tertinggi sejak 12 Februari.

Dorongan mata uang AS telah terjadi setelah risalah rapat Fed bulan Januari menunjukkan bahwa kebanyakan pembuat kebijakan percaya bahwa inflasi akan meningkat.

Emas sangat terpapar tingkat suku bunga, terutama di Amerika Serikat, karena tingkat kenaikan mengangkat biaya kesempatan untuk menahan aset yang tidak menghasilkan dan meningkatkan dolar, di mana harga emas dihargai.

"Nada umum FOMC menit adalah hawkish dan yakin tentang kekuatan ekonomi AS dan target inflasi akan tercapai," kata analis Commerzbank Carsten Fritsch. "Ini dilihat sebagai tanda lebih lanjut bahwa Fed bersedia menaikkan suku bunga lebih jauh dan lebih dari yang diperkirakan."

Namun, beberapa analis mengatakan kekhawatiran tentang kenaikan inflasi mungkin akan diimbangi oleh kekhawatiran atas volatilitas pasar baru-baru ini.

Kekuatan yang berlawanan dari inflasi yang lebih tinggi, yang bagus untuk bullion, dan tingkat suku bunga yang lebih tinggi harus saling menetralisir dan menjaga harga emas tetap stabil, kata para analis. Terobosan area US$1,322-25, bagaimanapun, bisa melihat emas menguji moving average 50 hari di US$1.319,25 kemudian pergerakan 100 hari di US$1.298,50 jika kekuatan dolar terus berlanjut, MKS mengatakan dalam sebuah catatan.

Di antara logam mulia lainnya, perak naik 0,95 persen menjadi US$16,647 per ounce, paladium naik 1,24 persen pada US$1.032,60 dan platinum naik 0,77 persen menjadi US$994,40.

Komentar

 
x