Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 06:33 WIB
 

Musim Laba dan Data Ekonomi Picu Bursa Eropa Naik

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 14 Februari 2018 | 17:01 WIB
Musim Laba dan Data Ekonomi Picu Bursa Eropa Naik
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, London - Investor bursa saham Eropa memantau rilisnya pendapatan perusahaan dan data ekonomi sehingga memicu kenaikan indeks pada awal perdagangan Rabu (14/2/2018).

Indeks FTSE manju 0,7%, indeks DAX bertambah 0,8% dan indeks CAC menguat 0,7%. Indeks acuan Eropa, Stoxx 600 naik 0,56 persen selama transaksi pagi-pagi, dengan hampir semua sektor dan bursa utama di wilayah positif, seperti mengutip cnbc.com.

Saham media Eropa adalah pemain top pada hari Rabu, naik lebih dari 1,2 persen. Penyiar Inggris Sky memimpin kenaikan sektoral setelah firma tersebut mengumumkan telah mempertahankan posisi mereka dalam pertandingan sepak bola Liga Premier yang disiarkan secara langsung. Sahamnya naik lebih dari 3 persen pada berita tersebut.

Melihat saham individual, Credit Suisse melaporkan kerugian bersih sebesar 983 juta franc Swiss ($ 1,1 miliar) untuk tahun 2017 pada hari Rabu. Bank terbesar kedua di Swiss menghubungkan penghapusan pajak A.S. untuk kerugian tahunan ketiga berturut-turut. Saham diperdagangkan naik sekitar 2 persen pada Rabu pagi dengan hasil pemangkasan perkiraan.

Sementara itu, Credit Agricole dari Prancis membukukan kenaikan 33 persen dalam keuntungan selama tiga bulan terakhir tahun 2017, karena unit perbankan investasi mengungguli kondisi pasar yang menantang. Sahamnya turun 2,5 persen pada perdagangan pagi hari.

ThyssenKrupp dari Jerman juga melaporkan pendapatan menjelang bel pembukaan hari Rabu. Kelompok industri dan teknologi mengatakan laba operasi kuartal pertama meningkat lebih dari sepertiga di tengah pemulihan di unit bajanya. Sahamnya berada di bawah tekanan tak lama setelah bel pembukaan.

Bergerak bersifat tentatif di pasar global dengan investor yang jelas tercoreng oleh aksi jual pasar terdarat AS pekan lalu. Di Asia, saham berbalik mixed karena investor terlihat cemas menunggu dikeluarkannya laporan inflasi AS yang dapat menenangkan, atau memperparah, kekhawatiran kenaikan suku bunga yang lebih cepat.

Di bagian depan data, kawasan euro diperkirakan akan melaporkan jumlah produksi industri dan angka kedua dari angka pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sekitar pukul 10 pagi waktu London.

Komentar

 
x