Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 02:24 WIB
Hightlight News

Ekspansi Alibaba Resahkan Swasta Malaysia

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 13 Februari 2018 | 14:01 WIB

Investasi Cina

Persaingan Ketat Era Digital

Investasi Cina

DFTZ hanyalah salah satu contoh keikutsertaan Malaysia di Belt and Road. Perdana Menteri Najib Razak telah menyetujui beberapa proyek kereta api dan pelabuhan laut dalam yang bisa melihat negaranya menyaingi Singapura sebagai pusat transshipment.

Negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut merupakan tujuan keempat yang paling menarik bagi investasi langsung luar negeri China pada 2017, menurut Economist Intelligence Unit. Najib, yang citra internasionalnya telah tercemar oleh penyelidikan tentang skandal korupsi multi-miliar dolar yang dituduhkan, telah menghangatkan pemerintahan Xi dalam beberapa tahun terakhir.

Analis setuju bahwa penting bagi Najib untuk meningkatkan ekonomi menjelang pemilihan umum tahun ini, namun mereka memperingatkan konsekuensi yang menyertai hubungan China yang lebih dekat. "Ada keluhan anekdot dari perusahaan-perusahaan Malaysia (China) mendapatkan hampir semua hal dari China, mengesampingkan perusahaan lokal," Wan Saiful Wan Jan, mengunjungi rekan senior di think tank Singapura ISEAS-Yusof Ishak Institute, mengatakan dalam sebuah laporan tahun 2017.

Dia menggambar paralel ke Zambia, Ghana dan Nigeria, di mana perusahaan milik negara China mengandalkan tenaga kerja dan bahan China, menutup penduduk setempat dari pekerjaan.

"Apakah ada cukup langkah untuk memastikan bahwa tidak semua dana mengalir keluar dari Malaysia ke (Beijing), melewati pemain lokal?" Isu ini sangat sensitif mengingat sejarah panjang ketegangan antara populasi etnis Tionghoa dan Melayu di Malaysia.


Menteri Salleh Said Keruak mengatakan kepada CNBC bahwa sentimen anti-China "telah menjadi ciri khas pukulan politik terakhir oposisi terhadap pemerintah."

Malaysia dijadwalkan mengadakan pemilihan umum sebelum Agustus tahun ini. Ini memicu ketegangan penuh antara Najib dan mantan perdana menteri Mahathir bin Mohamad, sebagai calon lawan.

1 2 3

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x