Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 08:35 WIB
 

Harga CPO, Batu Bara, dan Minyak Angkat IHSG

Oleh : - | Senin, 12 Februari 2018 | 19:38 WIB
Harga CPO, Batu Bara, dan Minyak Angkat IHSG
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ditutup menguat 17,93 poin ditopang saham-saham sektor pertanian dan pertambangan.

IHSG BEI ditutup menguat 17,93 poin atau 0,27 persen menjadi 6.523,45, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 0,30 poin (0,02 persen) menjadi 1.097,35.

"IHSG ditutup menguat dengan kecenderungan terkonsolidasi sejak awal sesi perdagangan. Saham-saham sektor pertanian dan pertambangan menjadi pemimpin penguatan," kata Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Ia mengemukakan bahwa kembali menguatnya harga komoditas energi seperti minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), batubara dan minyak menjadi faktor utama yang mendorong saham sektor itu menguat pada awal pekan ini (12/2).

Kendati demikian, lanjut dia, investor asing yang masih berada dalam posisi lepas saham menahan IHSG lebih tinggi. Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih atau "foreign net sell" sebesar Rp583,2 miliar pada Senin (12/2) ini.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menambahkan bahwa IHSG masih memiliki potensi naik mengingat kondisi fundamental perekonomian Indonesia yang masih cukup stabil, salah satunya terlihat dari data neraca pembayaran Indonesia (NPI) yang membukukan surplus.

"Jika tekanan kembali terjadi maka masih dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan akumulasi beli," katanya.

Bank Indonesia mencatat, NPI 2017 sebesar 11,6 miliar dolar AS ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio, sejalan dengan membaiknya persepsi investor terhadap prospek perekonomian domestik.

Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 404.776 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,635 miliar lembar saham senilai Rp7,735 triliun. Sebanyak 264 saham naik, 116 saham menurun, dan 105 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa KOSPI naik 21,61 poin (0,91 persen) ke 2.385,38, indeks Hang Seng melemah 47,79 poin (0,16 persen) ke 29.459,63 dan Straits Times menguat 7,74 poin (0,23 persen) ke posisi 3.384,98. [tar]

Komentar

 
x