Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:21 WIB
Hightlight News

IHSG Masih Banyak Tekanan

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 12 Februari 2018 | 08:09 WIB

IHSG Tertekan Isu Eksternal

Wall Street Coba Menghijau

IHSG Tertekan Isu Eksternal

Sementara dari dalam negeri, menutup perdagangan akhir pekan IHSG turun 39,111 poin (-0,60%) ke level 6.505,523. Investor asing mencatatkan net foreign sell di pasar reguler sebesar Rp 1,78 triliun. Selama sepekan terakhir, IHSG tercatat turun -1,86%, dengan investor asing menorehkan penjualan bersih sebesar Rp5,15 triliun di pasar reguler.

Laju IHSG terseret negatifnya laju mayoritas bursa saham dunia. Pelemahan Bursa Wall Street yang signifikan memberikan tekanan yang hebat terhadap bursa saham global, termasuk IHSG. Kekhawatiran pasar akan percepatan kenaikan tingkat suku bunga AS oleh The Federal Reserve membuat pasar saham dunia tertekan. Pelaku pasar global melakukan pelepasan aset di bursa saham dan lebih cenderung memburu dollar AS yang mendapatkan efek positif dari data-data ekonomi AS yang membaik di atas ekspektasi. Kondisi ini membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah dan sempat menyentuh level 13.650/USD.

    “Koreksi yang dialami oleh bursa saham AS masih bisa dibilang wajar untuk saat ini. Sebelumnya, pasar merespons positif kebijakan pemangkasan pajak AS, yang berpotensi meningkatkan keuntungan korporasi emiten perusahaan AS, sehingga mendorong naik rally bursa Wall Street. Namun ketika pasar melihat suku bunga AS berpotensi mengalami kenaikan lebih agresif, maka valuasi saham di AS terlihat terlalu tinggi. Penyebabnya adalah kenaikan suku bunga AS membuka peluang turunnya laba korporasi akibat cost of fund yang lebih besar. Kondisi ini membuat pelaku pasar berbalik arah dengan melepas saham agar valuasinya menjadi rasional.”

1 2

Komentar

x