Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 10:29 WIB

Sejak Era Swastanisasi 1992

29000% Bukti Nilai Kapitalisasi BEI Naik Fantastis

Oleh : Ahmad Munjin | Senin, 12 Februari 2018 | 03:05 WIB
29000% Bukti Nilai Kapitalisasi BEI Naik Fantastis
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) telah tumbuh 29.555 persen menjadi Rp7.235,83 triliun dari Rp24,4 triliun pada lebih dari 25 tahun yang lalu.

"Dengan demikian, sejak dimulainya era swastanisasi bursa efek pada 13 Juli 1992, pasar modal Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan," kata Oskar Herliansyah, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, akhir pekan ini.

Nilai kapitalisasi pasar BEI saat ini juga, kata dia, telah melampaui total aset perbankan per November 2017 yang sebesar Rp7.222 triliun.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang swastanisasi bursa efek juga mencatatkan persentase pertumbuhan yang paling tinggi dibandingkan bursa negara lain yakni 2.272 persen menjadi 6.505,52 poin per akhir pekan ini dari level di 13 Juli 1992 silam sebesar 274,24 poin.

Persentase pertumbuhan IHSG melampaui Bursa Thailand sebesar 104 persen, Malaysia 190 persen, Singapura 132 persen, Jepang 37 persen, Amerika Serikat (Indeks Dow Jones) 692 persen, serta Inggris 165 persen.

"Dari sisi outstanding obligasi di BEI juga mengalami pertumbuhan selama lebih dari 25 tahun terakhir sebesar 315 persen menjadi Rp2.487 triliun dari Rp598,7 triliun di 1992 silam," ujarnya.

Kemudian, kata Oskar, pergerakan IHSG selama sepekan terakhir mengalami perubahan 1,86 persen menjadi 6.505,52 poin. "Nilai kapitalisasi pasar BEI juga berubah 1,84 persen menjadi Rp7.235,83 triliun," ucap dia.

Rata-rata nilai transaksi perdagangan harian IHSG pada pekan ini juga mengalami perubahan 6,26 persen menjadi Rp9,50 triliun dari Rp10,14 triliun sepekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian IHSG mengalami peningkatan 16,5 persen menjadi 14,61 miliar unit saham dari 12,54 miliar unit saham sepekan sebelumnya, dan rata-rata frekuensi harian pada pekan ini ikut berubah 7,45 persen menjadi 374,67 ribu kali transaksi dari 404,84 ribu kali transaksi pada pekan lalu.

Investor asing membukukan aksi jual bersih pada pekan ini dengan nilai Rp5,3 triliun. "Sepanjang tahun ini investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp1,75 triliun," imbuhnya. [jin]

Komentar

x