Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 23:47 WIB
 

Semen Baturaja Raih Laba Rp134,7 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 6 Februari 2018 | 16:45 WIB
Semen Baturaja Raih Laba Rp134,7 M
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mencatat penurunan laba menjadi sebesar Rp134,7 miliar per 31 Desember 2017 dari Rp274,08 miliar pada periode yang sama 2016.

Perseroan pada periode ini mencetak pendapatan sebesar Rp1,55 triliun dari Rp1,52 triliun. Untuk beban pokok penjualan menjadi Rp1,07 triliun dari Rp1,01 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (6/2/2018).

Laba kotor perseroan menjadi Rp472,81 miliar dari Rp510,99 miliar. Untuk beban usaha mencapai Rp280,7 miliar dari Rp182,57 miliar. Jadi laba usaha menurun menjadi Rp192,03 miliar dari Rp328,42 miliar.

Sementara jumlah pendapatan keuantan menjadi Rp18,85 miliar dari Rp20,8 miliar. Untuk laba sebelum pajak penghasilan menjadi Rp208,54 miliar dari Rp349,23 miliar. Beban pajak penghasilan menjadi Rp62,2 miliar dari Rp90,1 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp146,6 miliar dari Rp259,09 miliar

Pada periode ini total aset perseroan menjadi Rp5,06 triliun dari Rp4,3 triliun per 31 Desember 2017. Untuk jumlah liabilitas menjadi Rp1,04 triliun dari Rp1,24 triliun.

Ruang lingkup kegiatan bisnis SMBR terutama bergerak dibidang industri semen termasuk produksi, distribusi dan jasa-jasa lain yang terkait dengan industri semen. Jenis semen yang dihasilkan SMBR, antara lain: Ordinary Portland Cement Tipe I dan Portland Composite Cement. Saat ini, seluruh hasil produksi semen dipasarkan di pasar lokal yang meliputi wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Bengkulu.

Para pemegang saham SMRB antara lain Negara Republik Indonesia (pengendali) (75,75%) dan Asuransi Jiwasraya (9,32%).

Harga saham SMBR hari ini berakhir di Rp3.160 per saham dari pembukaan di Rp3.190 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham SMBR di Rp3.800 per saham pada penutupan 29 Desember 2017. Untuk harga terendah di Rp2.140 per saham pada 5 Desember 2017.

Komentar

 
x