Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 04:35 WIB

OJK Segera Atur Lindung Nilai Gagal Bayar

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 2 Februari 2018 | 16:08 WIB
OJK Segera Atur Lindung Nilai Gagal Bayar
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Selain berencana menerbitkan instrumen baru berupa produk lindung nilai mata uang atau hedging currency, Otoritas Jasa Keuaangan (OJK) mengaku tengah menyiapkan ketentuan terkait lindung nilai gagal bayar atau hedging default.

"Bukan hanya lindung nilai untuk nilai tukar, tetap kami juga akan mengeluarkan instrumen lain, hedging default," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Wimboh mengaku, penerbitan instrumen hedging currency dan hedging default tersebut untuk meningkatkan kepercayaan asing agar berinvestasi di pasar modal Indonesia.

"Kami akan mengeluarkan hedging nilai tukar. Intinya semua itu untuk memperdalam pasar keuangan, sekaligus menambah kepercayaan investor," katanya.

Dia menjelaskan, program pendalaman pasar keuangan bukan semata-mata memperbanyak jumlah investor emiten maupun investor masyarakat. "Nanti, Peraturan OJK-nya lebih banyak memfasilitasi agar instrumen investasi lebih variatif," ujarnya.

Menurut Wimboh, keragaman produk investasi justru akan lebih cepat menarik minat publik domestik maupun asing untuk berinvestasi di pasar modal. "Karena, masyarakat yang mau berinvestasi bisa customize dengan dia. Instrumen hedging-nya juga ada," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pada akhir 2017, OJK telah menerbitkan POJK terkait Obligasi Daerah, Greenbond dan Registrasi Elektronik. "Soal regulasi mengenai hedging, kami siap membuat regulasinya untuk mengakomodir investor agar customize. Kami siap," katanya.

Komentar

Embed Widget
x