Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 23:49 WIB

Inilah Strategi Membesarkan Perusahaan dengan IPO

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 1 Februari 2018 | 11:47 WIB

Berita Terkait

Inilah Strategi Membesarkan Perusahaan dengan IPO
Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio mengatakan perusahaan berskala kecil pun bisa langsung mencatatkan saham perdananya di BEI.

Untuk itu perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan go public tidak harus menunggu menjadi perusahaan besar. "Engga perlu besar untuk go public banyak pengusaha yang selalu bilang ah gue belum cukup besar, dan itu persepsi," kata Tito saat membuka perdagangan saham bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya di Gedung BEI Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Malah kata Tito, perusahaan-perusahaan kecil yang telah mencatatkan sahamnya bisa menjadi perusahaan besar setelah mereka melakukan Initial Public Offering (IPO). "Satu hal paling dasar jangan menunggu besar untuk go public tapi jadilah besar karena go public," kata Tito.

Tito mengungkapkan saat ini jumlah investor dipasarkan modal hampir setengahnya merupakan investor yang terbilang muda, sekitar berumur 40 tahun. Itu berarti, kata Tito, anak-anak muda sudah mulai melek dengan investasi dan pasar modal.

"Sekarang itu dari 600 ribu investor saham 53% di bawah 40 tahun yaitu investor jaman now," ujarnya. "Udah berani jadi investor tapi kok gak berani go public. itu kan sesuatu yang sebenarnya malu sama tetangga," tambah Tito.

Tito pun bercerita, ada perusahaan-perusahaan kecil yang mencatatkan sahamnya di BEI langsung memiliki capital market yang pesat. "Kemarin yang go public paling kecil Rp20 miliar go public, sekarang market capitalnya Rp1 triliun, Mayora pada saat go public market capitalnya Rp50 miliar sekarang Rp60 triliun," ujarnya. [hid]

Komentar

x