Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 08:56 WIB
 

BRI Manjakan Nasabah Pengajuan Kredit Daring

Oleh : - | Selasa, 30 Januari 2018 | 17:45 WIB
BRI Manjakan Nasabah Pengajuan Kredit Daring
(Foto: istimewa)

Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menawarkan efisiensi pengajuan kredit melalui aplikasi dalam jaringan atau daring untuk mendongkrak realisasi pembiayaan di Bali dan Nusa Tenggara yang ditargetkan mencapai Rp39,3 triliun pada tahun 2018.

"Waktu kerja akan lebih pendek artinya pegawai bisa bekerja lebih produktif. Saya optimistis (target kredit) tercapai karena cara kerja berbeda sehingga target penyaluran bisa lebih cepat," kata Pemimpin Wilayah Bank BRI Bali dan Nusa Tenggara Dedi Sunardi di Denpasar, Selasa (30/1/2018).

Menurur Dedi, pengajuan kredit secara digital itu rencananya akan mulai dilakukan pada Senin (5/2) melalui aplikasi BRISpot atau sistem perkreditan 'online' terpadu khusus untuk pengajuan kredit mikro.

Untuk segmentasi kredit konsumtif, pihaknya memiliki aplikasi yang disebut MyBRI dengan cara pengajuan yang sama dengan kredit mikro.

Nantinya, lanjut dia, ribuan tenaga pemasaran bank BUMN itu akan dibekali dengan telepon pintar untuk proses persyaratan pengajuan kredit yang dibawa oleh calon debitur.

Sistem tersebut, lanjut dia, juga terintegrasi dengan sistem lainnya, salah satunya sistem di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil karena calon debitur diwajibkan menggunakan KTP elektronik.

Pihaknya meminimalkan persyaratan dalam bentuk kertas atau manual sehingga calon debitur mendapatkan kemudahan, kecepatan serta proses yang lebih akuntabilitas.

Dedi menargetkan dengan aplikasi daring itu, pengajuan kredit yang biasanya diputuskan selama sekitar tujuh hari, ditargetkan sudah dapat diselesaikan hanya dalam dua hari.

Bank pelat merah itu menargetkan realisasi kredit tahun ini di Kantor Wilayah Denpasar yang membawahi tiga provinsi yakni Bali dan Nusa Tenggara naik 17,2 persen atau sebesar Rp39,3 triliun, melampaui realisasi kredit tahun 2017 yang mencapai Rp33,5 triliun.

Selama tahun 2017, kata dia, realisasi kredit di Bali Nusra tumbuh 13,1 persen dibandingkan tahun 2016 yang mencapai Rp29,6 triliun. [tar]

Komentar

 
x