Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 23:30 WIB
 

Holdingisasi BUMN Migas

Kantor Rini akan Integrasikan PGN ke Pertamina

Oleh : Uji Sukma Medianti | Selasa, 23 Januari 2018 | 18:05 WIB
Kantor Rini akan Integrasikan PGN ke Pertamina
Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian BUMN menjelaskan tujuan utama pembentukan holding BUMN Migas adalah untuk efisiensi, efektivitas dan kemampuan investasi ke depan. Misalnya mengintegrasikan PT PGN ke Pertamina.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menuturkan tujuan utama pembentukan holding BUMN Migas adalah untuk efisiensi, efektivitas dan kemampuan investasi ke depan. "Sasarannya atau manfaat yang bisa didapatkan itu nanti ada buku putihnya," kata Harry di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, lanjut dia, pertama-tama adalah dengan mengintegrasikan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk/PGN ke PT Pertamina (Persero). "Sekarang adalah integrasikan PGN ke Pertamina. Itu dulu," kata dia.

Selanjutnya, pemerintah memiliki waktu untuk mengintegrasikan Pertagas yang notabene anak usaha milik Pertamina ke PGN. "Kita masih punya waktu untuk integrasikan Pertagas dan lain-lain, kita harap Maret selesai," terangnya.

Harry menuturkan, saat ini Pertamina sedang direstrukturisasi. Sementara untuk PGN, nantinya akan mengintegrasikan manfaat gas dengan Pertagas. "Aksesabilitas itu (nantinya) semakin mudah akses gas kepada konsumen, peningkatan pemanfaatan energi ramah lingkungan baik untuk RT, transportasi dan lain-lain," terangnya.

Di samping itu juga, Harry berharap harga gas bisa lebih terjangkau, sebab bisa memudahkan sumber gas itu sendiri. Sehingga, lanjut dia, tidak terjadi duplikasi. "Sekarang Pertagas dan PGN bangun di daerah yang sama untuk investasi yang sama, ini bisa diintegrasikan," ujarnya.

Yang terakhir, masih kata Harry, dengan masuknya aset PGN ke Pertamina, tentu saja akan membuat leverage Pertamina menjadi lebih besar seperti yang diharapkan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Komentar

 
x