Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 16:31 WIB
 

Bulan Depan, BEI Pindahkan Engine Bursa

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 18 Januari 2018 | 13:01 WIB
Bulan Depan, BEI Pindahkan Engine Bursa
Direktur Utama BEI, Tito Sulistio - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Demi memperkuat sistem teknologi transaksi perdagangan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang menyiapkan tempat atau gedung khusus untuk perangkat keras (engine hardware). Tujuannya, demi meningkatkan ketahanan maupun keamanan transaksi.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama BEI, Tito Sulistio saat di Gedung BEI Jakarta, Kamis (18/1/2018). "Company ini ke depannya akan menjadi technologi dependent company, bursa efek selalu tecnology dependent," kata Tito.

Tito mengatakan pada bulan depan, otoritas bursa akan segera memindahkan engine hardware bursa ketempat yang lebih aman, dimana tempat tersebut dijamin keamanannya.

"Bulan depan Insya Allah akan kita pindahkan khusus untuk engine-nya ketempat yang lebih aman, ketempat yang tier three," katanya.

Pemindahan engine hardware tersebut menurut dia, lebih aman untuk hardware yang terkait perdagangan. Keputusan itu pun dilakukan, karena memang teknologi transaksi perdagangan harus diganti setiap empat tahun sekali.

Dengan adanya pergantian, bilang dia, maka ketersediaan (availability) BEI akan meningkat menjadi 99,98%, dari sebelumnya 99,89%. "Jadi tanggungjawab, infrastruktur, kekuatan, pertahanan pasar modal kita meningkat, transaksi pun yang tadinya 5 juta order bisa dinaukkan menjadi 15 juta order," katanya.

Selasar lantai 1 Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk mendadak, tepatnya dibagian pintu keluar masuk pegawai dan tamu.

Ambruknya selasar yang menjadi penghubung jalan antara tower I dan II ini diduga akibat tidak mampu menahan beban saat sejumlah mahasiswa melewati selasar lantai mezzanine tersebut.

Insiden terebut terjadi pada Senin (15/1/2018) tepat saat para pegawai kantoran akan makan siang. Akibat peristiwa ini sedikitnya 73 orang mengalami luka-luka sebagian besar adalah mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang, Sumatera Selatan.

Namun tak hanya itu sebelumnya juga sistem BEI memang sudah beberapa kali mengalami gangguan atau eror. Terakhir kali sistem perdagangan terhenti lantaran adanya gangguan listrik. [hid]

Tags

Komentar

 
x