Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 22:21 WIB

PT AstraInfra Lunasi Pembelian Konsesi Tol Cipali

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 18 Januari 2018 | 11:36 WIB
PT AstraInfra Lunasi Pembelian Konsesi Tol Cipali
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menjelaskan PT Astratel Nusantara (AstraInfra) telah menyelesaikan 85% sisa pembayaran dari trasanksi penjualan konsesi ruas tol Cikopo-Palimanan.

Dengan demikian, PT AstraInfra menjadi pemilik saham PT Karya Sedaya Sejahtera (KSS) yang merupakan akan usaha perseroan di PT Baskhara Utama Sedaya (BUS). Selain itu juga memiliki hak atas kepentingan utang PT KSS di PT BUS dan PT Lintas Marga Sedaya (LMS). Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (18/1/2018).

PT LMS merupakan anak usaha PT BUS dengan kepemilikan saham 45%. Sedangkan kepemilikan perseroan dalam PT LMS secara tidak langsung sebesar 20,5%.

Selain itu, PT AstraInfra juga berhak terhadap saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang merupakan anak usaha perseroan di dalam PT BUS. Selain itu hak untuk kepentingan utang yang dimiliki PT NRCA terhadap PT BUS. Untuk kepemilikan PT NRCA di PT LMS secara tidak langsung adalah 2,2%.

Nilai penjualan konsesi jalan tol Cikopo-Palimanan sebesar Rp2,342 triliun untuk hak atas saham di PT KSS. Selain itu RP223 miliar untuk hak atas saham kepemilikan PT NRCA. Sebesar 15% atau setara dengan Rp385 miliar pembayaran dari nilai transaksi telah diterima PT SSIA dan PT NRCA pada 8 Mei 2017.

Sementara sebesar 85% atau senilai Rp2,18 triliun pembayaran dari nilai transaksi telah dilakukan PT AstraInfra pada 15 Januari 2018.

PT SSIA menjelaskan penjualan konsesi jalan tol ini sangat positif untuk mendapat modal tambahan. Tujuannya untuk membuka peluang investasi baru. Sebab perseroan memiliki rencana pengembangan bisnis utama yaitu perluasan kawasan industri di daerah Subang. Proyek ini akan selesai di tahun 2019.

Untuk konsesi jalan tol Cipali memiliki panjang 116,75 KM yang beroperasi sejak 15 Juni 2015. Tol ini merupakan bagian dari tol trans Jawa yang melewati 5 kabupaten di Jawa Barat yaitu Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka dan Cirebon.

PT SSIA merupakan emiten bidang industri, perdagangan, pembangunan, pertanian, pertambangan dan jasa, termasuk mendirikan perusahaan di bidang perindustrian bahan bangunan, real estat, kawasan industri, pengelolaan gedung dan lain-lain. Kegiatan usaha utama SSIA adalah melakukan penyertaan dan memberikan jasa manajemen serta pelatihan pada anak usaha yang bergerak dalam bidang usaha pembangunan/pengelolaan kawasan industri, real estate, jasa konstruksi, perhotelan dan lain-lain.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Surya Semesta Internusa Tbk, antara lain: PT Arman Investments Utama (9,55%), PT Union Sampoerna (8,75%), PT Persada Capital Investama (7,85%) dan HSBC-FUND Sevices, Lynas Asia Fund (6,87%).

Saham SSIA pada perdagangan pagi tadi di Rp500 per saham. Dalam setahun ke depan, harga tertinggi saham SSIA di Rp770 per saham pada penutupan 9 April 2017. Untuk harga terendah di Rp478 per saham pada penutupan 17 Desember 2017.

Tags

Komentar

x