Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 05:15 WIB

OJK Prediksi Potensi Green Bonds Global US$1 T

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 9 Januari 2018 | 15:03 WIB
OJK Prediksi Potensi Green Bonds Global US$1 T
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - OJK telah menyelesaikan draft regulasi tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang berwawasan lingkungan atau green bonds.

Instrumen efek yang bersifat utang berwawasan lingkungan tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) No.60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (green bonds). Kini, draft tersebut telah disebarkan kepada publik untuk memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan.

Direktur Bidang Keuangan Berkelanjutan OJK, Edi Setijawan mengatakan saat ini potensi green bonds global mencapai US$1 triliun namun dari sisi penyerapan green bond baru hanya 10%. "Potensi green bonds global sekitar US$1 triliun tapi yang baru terserap sekitar 10%," kata Edi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (9/1/2017).

Melihat potensi yang besar tersebut lanjut dia, Indonesia harus memaksimalkan potensi dari green bonds tersebut. "Oleh karena itu kita ingin memanfaatkan potensi tersebut," katanya.

Isu green bonds mengemuka ketika OJK berkunjung ke Luxembourg beberapa waktu lalu. Ternyata pelaku dan pemangku kepentingan di Eropa mendorong Indonesia menerbitkan green bonds perdana di pasar global atau menerbitkan green bonds secara dual listing di Bursa Efek Indonesia dan bursa luar negeri.

Penerbitan green bonds oleh perusahaan Indonesia di pasar global, kata Edi, akan menjadi tonggak sejarah yang signifikan untuk menegaskan komitmen Indonesia dalam menangani isu-isu lingkungan melalui produk keuangan ramah lingkungan. [hid]

Komentar

Embed Widget
x