Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:01 WIB

Di Riau, Okupansi Garuda 87% pada 2017

Rabu, 3 Januari 2018 | 16:03 WIB

Berita Terkait

Di Riau, Okupansi Garuda 87% pada 2017
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Pekanbaru - Maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Wilayah operasional Riau melaporkan tingkat isian penumpang atau okupansi pada libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 mencapai 87 persen.

"Okupansi Garuda rute Pekanbaru -Jakarta dan sebaliknya saat libur Natal dan Tahun Baru naik mencapai 87 persen bahkan ada sesekali dari enam kali penerbangan tiap hari full hingga 100 persen, " kata General Managar Garuda Indonesia Branch Office Pekanbaru, Agung Anugrah kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (3/1/2018).

Agung Anugrah menjelaskan dibandingkan tingkat isian penumpang pada tahun 2016 lalu saat libur Natal dan Tahun yang sama okupansinya hanya 81 persen. Akan tetapi ada peningkatan pada tahun 2017 sebesar 6 persen menjadi 87 persen.

"Peningkatan okupansi Garuda ini tergambar sejak libur tanggal 16 -31 Desember 2017," tuturnya.

Agung menganalisa naiknya okupansi pesawat Garuda untuk rute Pekanbaru-Jakarta dan sebaliknya pada ilbur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dikarenakan beberapa faktor.

Pertama karena memang ekonomi masyarakat Riau mulai membaik menjelang akhir tahun, kemudian libur panjang anak sekolah yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru selain juga kepercayaan konsumen atas pelayanan Garuda semakin bertambah.

Ia juga meyakinkan pelayanan yang terbaik adalah upaya khusus yang jadi konsen Garuda dalam menjaga pelanggannya.

Agung menargetkan pada 2018 ini pihaknya akan lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan yang ditawarkan ke pelanggan dari segi service. Dari operasional pihaknya komit untuk on time.

"Penerbangan kita jaga sejauh ini tingkat on time selalu diatas 83 persen," tuturnya.

Untuk harga tiket sambung dia sejauh i ni masih tetap, akan tetapi kalaupun ada perubahan selalu komit memberikan yang terbaik, terjangkau dengan manfaat yang banyak.

Misalkan layanan di pesawat dapat makan, setiap kali terbang dihitung point dan akumulasinya bisa tukar tiket ulas dia mencontohkan.

Sementara untuk Sumber Daya Manusia (SDM) semua juga tahu tambah Agung, bertaraf internasional ini terbukti khusus pramugari empat tahun berturut- turut hingga tahun kemaren mendapat penghargaan "the best cabin cru" dilevel dunia.

Agung menambahkan data jumlah penumpang November 2017 yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia di Riau sekitar 45.000 orang lebih.

"Untuk realisasi setahun 2017 belum selesai dirilis," katanya seraya berjanji akan menyampaikan.

Dari data hingga November 2017 ini terlihat pertumbuhan penumpang sebesar 5 persen atau 3.000 penumpang dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2016 yang hanya 43.000 orang. [tar]

Komentar

Embed Widget
x